Mediasi Sengketa Lahan di Desa Kali Jaya Membuahkan Hasil

Mediasi Sengketa Lahan di Desa Kali Jaya Membuahkan Hasil

CIKARANG — Sengketa lahan yang terjadi di Kp. Kali jeruk Rt 03/03 Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Antara H. Hadiri selaku pemilik sertifikat Hak Milik No. 2675/kali jaya seluas 12.844m2 atas nama H. Hadiri selaku pihak pertama dan warga Rt. 03 yang telah membeli tanah kavling sejak tahun 1990 an dan sudah memiliki sertifikat dan Akta Jual Beli (AJB) selaku pihak ke dua, yang berselisih atas kepemilikan lahan beserta bangunan nya.

Kades Kalijaya Dede Sulaeman menghadiri kedua belah pihak untuk musyawarah di Aula Balai Desa Kalijaya, Rabu (2/2/2022).

Dalam mediasi ini pihak pertama yang di wakilkan oleh H. Ahmad selaku Kuasa dari H. Hadiri dan para pihak yang di mediatori oleh Kades Kalijaya di dampingi oleh Babinsa Kali Jaya.

Baca Juga :  AMKEI Bantah Kelompok Jhon Kei Terlibat Bentrokan di Bali

Dede Sulaeman mengatakan, “kami selaku pihak desa hanya bisa memberikan fasilitas agar permasalahan sengketa ini bisa di temukan jalan keluarnya melalui musyawarah antara pihak yang berselisih,”kata Dede kepada awak media yang tergabung di Tim Pena Edukasi.

Akhirnya dari pihak yg bersengketa setelah hampir 3 jam akhirnya kedua belah pihak membuahkan hasil jalan keluar.

Keputusan/kesepakatan akhir dari musyawarah tersebut antara lain :

1. Pihak H. Hadiri memberikan uang kerohiman bagi warga yang memiliki surat atau kwitansi di berikan Rp. 250.000/m2 2. Pihak H. Hadiri memberikan Uang kerohiman bagi warga yang memiliki Surat AJB (tanpa bangunan) Rp. 350.000/m2

Dan Rp. 400.000/m2 bagi Yang telah memiliki bangunan.

Baca Juga :  AMKEI Bantah Kelompok Jhon Kei Terlibat Bentrokan di Bali

3. Bagi warga yang memiliki Sertifikat tanah jika ingin di bebaskan sesuai dengan kesepakatan Ini amanat dari orang tua saya H. Hadiri,” kata H. Ahmad.

Warga Menyambut baik kebijakan yang di berikan oleh pihak H. Hadiri.

Di tempat terpisah kepala Badan Lembaga Investigasi Negara (LIN) Bekasi Raya Jayadi mengatakan, “Sangat memberikan apresiasi kepada aparatur desa kalijaya yang telah memberikan fasilitas dan waktu nya untuk memediasikan warga nya yang sedang berselisih, sehingga dari hasil mediasi ini dapat di temukan jalan keluar nya secara musyawarah,” ucapnya.

Jayadi berharap, semoga hasil kesepakatan Ini cepat di selesai kan sesuai dengan kesepakatan yang telah di sepakati oleh kedua belah pihak,”harap nya.

Baca Juga :  AMKEI Bantah Kelompok Jhon Kei Terlibat Bentrokan di Bali

Perlu di ketahui, sebelum nya Puluhan Kepala Keluarga Rt. 03/03 Kp. Kali jeruk Desa Kali Jaya, Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi merasa resah dengan dipasangnya pagar beton diwilayah tanah milik warga.

Pasalnya lahan yang selama puluhan tahun mereka tempati mendadak di klaim oleh oknum yang mengaku ahli waris. (Jerry)

Pos terkait