Masyarakat Pulau Pisang Rindukan Dermaga Kapal Tembakak

  • Whatsapp

Pesibar – Sampai saat ini penduduk pulau pisang di Kabupaten Pesisir Barat masih merasa cemas dan ketakutan ketika hendak menyeberang melalui Pelabuhan Tembakak karena tidak ada dermaga penyeberangan.

Kecemasan ini terlihat ketika kapal hendak mendarat maupun berlayar dari pelabuhan Tembakak yang gelombang ombak cukup tinggi ketika kapal akan mendarat maupun kembali menyeberang menuju pulau pisang atau sebaliknya.

Perjalanan antara Pulau Pisang dan Tembakak semustinya bisa di tempuh dalam waktu 15-20 menit saja , akan bertambah waktu agak lama 10-30 menit untuk perahu menyandar ke tepi atau perahu akan berlayar menuju pulau pisang , walupun sudah dibantu oleh 2 -3 orang yang lainnya untuk mendorong perahu.

Baca Juga :  DAMAR Dampingi Korban Asusila di Polres Kota Metro

Menurut informasi masyarakat Pulau Pisang dengan Kecamatan Pulau Pisang dengan miliki 6 Pekon diantaranya Pekon Pasar, Pekon Sukadana , Pekon Labuh, Pekon Konlok , Pekon Bandar Dalan dan Pekon Sukamarga dengan jumlah masyarakat penghuni tetap hanya seribu orang .

Di Pulau Pisang ini banyak terdapat rumah – rumah yang di tinggalkan oleh penghuni nya , yang menurut informasi masyarakat jumlah penduduk Pulau Pisang dahulu mencapai 5 ribuan jiwa.

Pulau Pisang dikenal selain sebagai tempat transit kapal-kapal pedagang zaman dahulu juga kaya akan hasil buminya berupa Cengkeh dan kelapa serta ikan-ikan seger.

Tidak kalah pentingnya Pulau Pisang juga banyak tempat wisata , pantai nya yang terkenal putih , juga ada wisata untuk pemancing ikan Blue Marlin dan wisata juga dapat melihat lumba-lumba berenang di pagi sekitar Pulau Pisang.

Baca Juga :  Gelar Bersih-bersih pantai, Pjs. Bupati Pesisir Barat Dorong Pembangunan Sektor Pariwisata

Selain itu juga di Pulau Pisang ini ada objek wisata Sumur Putri, Mercusuar, Kuburan yang panjang 4 meter dan sangat baik juga buat yang hoby berselancar.

Penggiat wisata Pesibar Sandri Boy mengharapkan agar pemerintah daerah Pesibar dapat membangun dermaga untuk memudahkan transportasi dari Pulau Pisang dan Tembakak.

“Kami khawatir dan cemas ketika membawa rombongan wisata ke Pulau Pisang dari Tembakak , kami berharap pemerintah daerah dapat membangun kembali dermaga disini,” Ujar Boy.

Keluhan serupa di sampaikan oleh ABK Kapal Marwan , mereka harus terombang ambing gelombang ombak ketika akan mendarat maupun kembali menyeberang ke pulau pisang dari Tembakak.

“Kasihan pak kadang-kadang sampai satu jam kita baru bisa mendarat dari pulau Pisang ke Tembakak,” Tambahnya.

Baca Juga :  Wabup Tubaba Berikan Sambutan Silaturahmi FKUB

“Pemerintah daerah harus benar-benar mencari pemborong profesional untuk membangun kembali Dermaga Tembakak, jangan seperti yang lalu baru di bangun sudah rubuh kembali,” Tutupnya. (*)

Facebook Comments