Masyarakat Menyayangkan Pengelolaan Dana Bos Tidak Transparan , SDN 01 Bandar Agung Tidak Terawat

  • Whatsapp

Way kanan – Diduga Kepala Sekolah SDN 01 Bandar Agung , Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan , Provinsi Lampung, Rabu (3/2/2021).

Dana BOS Kinerja senilai Rp 60.000.000,00 (enam puluh juta rupiah) swakelola, dibawah pimpinan Kepala Sekolah Sri Astuti S.pd. SDN 01 Bandar Agung diluar anggaran dana bos reguler.

Menurut masyarakat disekitar Sekolah Dasar tersebut menyampaikan dimasa pandemi Covid-19 tidak ada kegiatan sekolah baik tatap muka ataupun kegiatan lain , bahkan tenaga pengajar maupun kepala sekolah tidak pernah datang kesekolah diketahui bahwa pandemi Covid-19 mulai sejak menjelang pertengahan tahun 2020 lalu.

Masih diterangkan masyarakat adapun perawatan ringan sekolah seperti pengecetan dan perbaikan air bersih itupun dikerjakan oleh suami kepala sekolah bukan dari masyarakat atau komite sekolah.

Baca Juga :  Bupati Nanang Gelar Rapat Virtual VC Dengan Seluruh Camat Dan Kepala Desa

Memperjelas sumber informasi masyarakat awak media menyambangi kediaman ketua komite bapak Agus , sangat disayangkan beliau sedang beperjalanan namun menurut istrinya tentang kepengurusan komite sekolah beliau sudah mengundurkan diri sejak 2020 lalu.

Lebih mirisnya masih keterangan istri Agus mantan ketua komite SDN 01 Bandar Agung buk Sri masih sering menyambanginya untuk meminta tanda tangan terkait dana BOS.

Hal ini awak media pun melalukan konfirmasi kepada kepala sekolah SDN 01 Bandar Agung dikediamannya yang hanya berjarak -+200 meter dari sekolah tersebut , namun sangat diasayangkan Sri Astuti tidak ditempat menurut suaminya , dan tidak membenarkan terkait sangkaan bahwa dia melalukan pengecatan disekolah

Menurut Wardi suami kepala Sekolah SDN 01 Bandar Agung ” kegiatan sekolah sejak pandemi Covid-19 istri saya jarang kesekolah karena kami ada kegiatan lain bukan ngandalkan PNS”.kata Wardi.

Baca Juga :  DPC AWPI Kota Bekasi Sesalkan Satpol PP Kurang Tanggap Terhadap THM Yang Beroperasi

Masih dilanjutkan Wardi ” terkait kegiatan sekolah betul saya bikin meja guru sebanyak 6 unit untuk sekolah, tapi saya tidak tau mengenai pengelolaan dana bos”.jelasnya

( Erwin Efendi )

Facebook Comments