Mantan Kadus IV Durian Banggal Bantah Tanda Tangani Surat Penyerahan Kalim Sitopu dengan Daniel Purba

Simalungun – Menindaklanjuti berita perihal laporan Kalim Sitopu ke Polres Simalungun pada tanggal 09/09/2022(telah melaporkan tentang peristiwa Pidana UU no 1 tahun 1946 tentang KUHP pasal 263) , Selasa (13/09/2022) pukul 14:00 wib.

Ketua AWPI (Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia) DPC Simalungun Frita Purba bersama anggota AWPI mengunjungi mantan kepala Dusun lV Durian Banggal Ramalinson Purba untuk konfirmasi dengan terkaitnya tanda tangan di Surat Penyerahan Kalim Sitopu dengan Daniel Purba pada tanggal 15 Maret 2005.
Ramalinson Purba yang saat ini sudah pindah ke Purba Tua kecamatan Silimakuta, Ramalinson Purba menyambut kedatangan ketua AWPI DPC Simalungun Frita Purba dengan ramah tamah.

Ketua AWPI DPC Simalungun Frita Purba menanyakan tanda tangan yang ada di Surat Penyerahan Kalim Sitopu dengan Daniel Purba ,dan meminta penjelasan terkait Surat Penyerahan di tanggal 15 maret 2005 pada saat itu Ramalinson Purba menjabat Kepala Dusun IV Durian Banggal.

Baca Juga :  Wabub Sampaikan Ucapan Terima kasih Kepada Kapolres Simalungun

Ramalinson Purba terkejut dan menerangkan bahwa dirinya tidak mengetahui Surat Penyerahan dan tidak pernah menandatangani Surat Penyerahan tersebut, dan saat Frita Purba memperlihatkan Print Surat Penyerahan antara Kalim Sitopu dengan Daniel Purba,Ramalinson Purba mengatakan “itu bukan tanda tangan saya, ini tanda tangan saya sambil mengoretkan tanda tangan yang sebenarnya.dan jelas terlihat perbedaan tanda tangan Ramalinson Purba dengan tanda tangan yang tertera di Surat Penyerahan Kalim Sitopu dengan Daniel Purba .

Ramalinson Purba membuat Surat Pernyataan dengan tanda tangan di atas matre bawah dirinya tidak pernah menandatangani Surat Penyerahan antara Kalim Sitopu dengan Daniel Purba,.
Ramalinson Purba juga merasa Keberatan atas Pemalsuan Surat dan tanda tangan dirinya yang di palsukan oleh orang lain yang tidak diketahui nya.

Baca Juga :  Pastikan Tidak Ada Pungli, Kapolres Pertemukan Warga Dengan Panitia Event Rally di Parapat

“Saya merasa aneh dan janggal di Surat Penyerahan 15 maret 2005 nama Daniel Purba tanda tanganya beda dengan di Surat Keterangan Tanah (SKT) 26 September 2012,” tuturnya.

“Surat Pernyataan dari Ramalinson Purba ini akan kita serahkan kepada penyidik kepolisian untuk Bukti adanya dugaan Pidana UU nomor 1tahun 1946 tentang KUHP pasal 263,” tutupnya. (jps)

Pos terkait