Maknai Pagelaran Wayang Kulit Sebagai Tuntunan Hidup

  • Whatsapp

LAMPUNG TENGAH – Pagelaran wayang kulit hendaknya dapat dimaknai sebagai tuntunan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini disampaikan Bupati Loekman Djoyosoemarto saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Kampung Putra Lempuyang Kecamatan Way Pengubuan di Lapangan Merdeka, Sabtu malam (14/12/2019).

“Saya harap pagelaran wayang kulit ini tidak hanya dijadikan sebagai tontonan masyarakat, tapi dapat dijadikan sebagai tuntunan kita untuk hidup sehari-hari. Itulah maknanya. Mudah-mudahan kebersamaan kita selalu mendapatkan ridho dan barokah dari Allah SWT,” ujar Loekman.

Pada kesempatan itu, bupati juga meminta masyarakat di Kampung Putra Lempuyang untuk merawat infrastruktur yang telah dibangun, seperti pembangunan jalan dan jembatan agar kondisinya dapat bertahan lama untuk dinikmati masyarakat.

Baca Juga :  Kasrem 043/Gatam dampingi Danpussenif Kodiklat TNI AD Olahraga Bersama Prajurit Yonif 143/TWEJ

“Jadi saya harap apa yang sudah kita bangun di kampung ini tolong dijaga dengan baik.Kampung ini tadinya terisolir, tapi alhamdulilah sekarang menjadi daerah layaknya kampung-kampung lainnya di Lamteng. Insya Allah berkat doa dan perjuangan kita semua, mudah-mudahan tidak terlalu lama lagi jalan tembus Putra Lempuyang menuju Kampung Tanjung Anom segera dapat terbuka,” ungkapnya.

Kepala Kampung Putra Lempuyang, Sungkono, menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto yang telah menyempatkan waktunya untuk mengahadiri HUT Kampung Putra Lempuyang ke 5.

“Kehadiran bupati disini sunguh luar biasa. Dan saya atas nama pemerintahan kampung mengucapkan banyak terimakasih, karena pembangunan di kampung kami bisa berjalan dengan baik dan sukses. Dana gotong royong yang dikucurkan pak bupati juga bisa kita gunakan untuk pembangunan pagar makam di kampung kami,” ungkapnya.

Baca Juga :  Polemik Penyebrangan Bakauheni- Merak Petugas Menolak Kartu Vaksin, Penumpang Wajib Swab Antigen

Camat Way Pengubuan, Dahrief Anshori menambahkan, di masa kepemimpinan Bupati Loekman Djoyosoemarto, impian masyarakat Kampung Putra Lempuyang selama puluhan tahun dapat terealisasi, sebab pembangunan jembatan penghubung antara Putra Lempuyang menuju Kecamatan Seputih Mataram telah terealisasi.

“Semoga kehadiran bupati disini menjadi motivasi masyarakat untuk lebih semangat lagi membangun kampung melalui program gotong royong, dengan konsep pembangunan yang terarah dan terukur. Kami siap jalankan visi dan misi bupati untuk membangun daerah,” tuturnya. (Dodi)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.