Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga Soroti UMKM Kopi Di Ulubelu

  • Whatsapp
TANGGAMUS – Sekelompok mahasiswa asal Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta melangsungkan Kegiatan tahunan dalam rangka merealisasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Ulu Belu, Kabupeten Tanggamus. Jum’at(31/07/2020).
Salah satu program yang diagendakan oleh para mahasiswa KKN tersebut yakni tengah menyoroti sektor wisata UMKM Kopi di kecamatan Ulubelu tersebut.
Diketahui ada 20 mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mulai melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Angkatan 102 di Kecamatan Ulubelu Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung.
Kegiatan para mahasiswa tersebut disambut oleh pihak Kecamatan Ulubelu di Beloe Kopi, Dusun Tegalrejo, Pekon Sukamaju, pada pukul 09.30 pagi. Penerimaan secara simbolis ini juga dihadiri beberapa Kepala Pekon serta pemilik Beloe Kopi, Kukuh.
Selain itu Very Julianto, M.Psi., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Ulubelu juga menghadiri pertemuan ini, namun melalui virtual meeting karena terkait kondisi di masa Pandemi CoVid-19 ini.
kelompok KKN 102 UIN Sunan Kalijaga tersebut akan terjun di dua pekon berbeda, yakni Pekon Sukamaju dan Pekon Datarajan. Kegiatan KKN yang akan dilakukan bersifat semi online. Hal ini dilakukan untuk mematuhi protokol kesehatan terkait Covid-19.
Kelompok mahasiswa tersebut membawa beberapa program kerja dengan tema “Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Masa New Normal Pandemi CoVid-19 melaui Sektor Wisata UMKM Kopi di Ulubelu” bagi Pekon Sukamaju dan “Pemberdayaan UMKM di tengah Pandemi CoVid-19 Pekon Datarajan Kecamatan Ulubelu” untuk Pekon Datarajan.
Ketua Pelaksana KKN Ulubelu Pekon Sukamaju, M. Fikri Amin mengatakan, pengambilan tema tersebut dilatar belakangi oleh potensi perkebunan kopi di Ulubelu sebagai penggerak ekonomi yang sudah cukup maju namun belum mampu memanfaatkan pengetahuan teknologi yang lebih maju.
“Aspek ini dapat dikembangkan menjadi desa wisata dengan target masyarakat luar Lampung hingga mancanegara dan UMKM kopi yang dapat menembus pasar nasional maupun mancanegara,” kata dia dalam keterangan tertulis kepada redaksi media Haluanindonesia.co.id.
Sementara itu, Camat Ulubelu, Bapak Suwarno, S. Ag., menerima dengan baik kedatangan mahasiswa dengan pesan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada. Dirinya berharap keberadaan dua kelompok KKN 102 UIN Sunan Kalijaga itu bisa memberi manfaat guna menambah pengetahuan kepada masyarakat.
“Berbagai pemberdayaan di Ulubelu sudah dikembangkan bagi pelaku UMKM, dan inilah saatnya bagi mahasiswa menerapkan berbagai teori yang diterima selama ini dibangku perkuliahan, agar dapat memberi dampak baik memberi manfaat untuk masyarakat dan diri sendiri”, Ungkapnya.
Meski demikian, DPL KKN 102 UIN Sunan Kalijaga Very Julianto menyebut bahwa mahasiswa hanyalah sebagai mata elang dan helicopter view, yang dapat mencari apa saja yang perlu dikembangkan.
“Bukan berarti mahasiswa tahu segalanya, namun bapak ibu masyarakat yang lebih mengerti tentang daerah setempat,” ucapnya dalam keterangan yang sama. (Rr)
Facebook Comments
Baca Juga :  Bupati Pesibar Hadiri Peresmian Puskesmas Di Kecamatan Bengkunat Belimbing