Lurah Arenjaya Sidak Pekerja Proyek Under Pass Bulak Kapal

  • Whatsapp
Lurah Arenjaya Sidak Pekerja Proyek Under Pass Bulak Kapal. Foto: Ist

Bekasi – Berdasarkan informasi dari masyarakat dan pemberitaan di beberapa media Online, lurah Arenjaya di dampingi oleh Tim PPKM kelurahan Arenjaya yang terdiri dari kasi pemtratibum, kasi permasbang, Babinsa, Binmaspol, kepala puskesmas, linmas, ketua Rw.01, ketua Rt. 06 dan Katar Arenjaya bergerak cepat melakukan inspeksi mendadak (sidak),Sabtu, (10/7) pukul 10.45 wib.  terkait adanya dugaan pekerja proyek underpass Bulak Kapal yang di duga mengabaikan Surat edaran Walikota Bekasi nomor 443.1/795/ SET. COVID 19 dan dugaan pekerja proyek ada yang positif terpapar covid 19.

Dalam sidaknya, Pra Fitria Angelia, Lurah Aren Jaya dengan tegas mengatakan agar pihak perusahaan menjalankan protokol kesehatan dengan ketat bagi pekerjanya dan melakukan kordinasi dengan pihak terkait apabila ada pekerjanya yang terpapar covid 19 sehingga tidak menimbulkan cluster baru di lingkungan, khususnya di kelurahan Arenjaya,Kec. Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Baca Juga :  Sidang Lanjutan Barito Hakim Putra Hadirkan Saksi "a decharge" dan Keterangan Ahli Pidana

“Tolong dibilangin sama pimpinannya, minimal dalam 1minggu sekali dari rekan-rekan pekerja di swab, jika ada yang terpapar silahkan laporkan ke Rt atau Rw agar di sampaikan ke kepala puskesmas”, ujar Lurah Aren Jaya.

Lanjut lurah arenjaya, kami sarankan pasang baner 5M di lokasi proyek agar pekerja mematuhi himbauan dari pemerintah,” tukasnya.

Sementara, perwakilan dari pihak PT. Modern Widya Tehnical Yano Purnomo di lokasi Proyek Underpass Bulak Kapal membenarkan jika ada beberapa pekerja yang terpapar.

“Kemarin sih emang ada, cuman lagi di isolasi mandiri namun Yano Purnomo tidak mengetahui di lakukan isolasi mandiri di mana pekerja yang terpapar positif Covid 19,” terang Yano purnomo kepada awak media.

Baca Juga :  Sidang Lanjutan Barito Hakim Putra Hadirkan Saksi "a decharge" dan Keterangan Ahli Pidana

Di lokasi yang sama ketua RW.001, Kelurahan.Aren Jaya, Edi Junaidi, mengatakan, dari hasil sidak masih melihat pekerja yang tidak menjaga protokoler kesehatan.

“Masih kita lihat beberapa pekerja yang tidak pakai masker lalu kita himbau selalu jaga protokoler kesehatan,” imbuhnya.

Dia menyatakan, bersama karang taruna akan menindak lanjuti masalah itu dengan kemungkinan meminta pemberhentian sementara.
“Dan kami meminta data seluruh pekerja yang ada di proyek ini, hari senin saya harus menerima data-datanya kalau tinggal dimana harus ada ijin RT dan RW nya,”kata, Edi.

Dia menyayangkan karena pihak penanggung jawab tidak mengetahui tempat isolasi mandiri para pekerja proyek yang diduga terpapar Covid-19.

Baca Juga :  Sidang Lanjutan Barito Hakim Putra Hadirkan Saksi "a decharge" dan Keterangan Ahli Pidana

Salah satu pekerja yang ditemukan tidak menggunakan masker mengeluhkan susah bernapas bila menggunakan masker.

Mengenai jaminan kesehatan pekerja proyek tersebut bila merasa sakit hanya cukup melaporkan ke pengawas untuk meminta ditindaklanjuti ke perusahaan.

“Tidak ada BPJS pak,” ucap salah satu pekerja. (Red)

Facebook Comments