LP3K-RI Laporkan Ketua Gapoktan KKM ke Polisi

  • Whatsapp
LP3K-RI Laporkan Ketua Gapoktan KKM ke Polisi

Lampung Utara — Sebagai wujud dari implementasi sosial kontrol masyarakat untuk ikut serta menjaga dan menciptakan setuasi ketertiban keamanan masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Lampung Utara. Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Pendidikan Pemantauan & Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (DPC-LP3K-RI) Lampung Utara

Mewakili masyarakat Kelompok Tani Kopi Gapoktan Karya Baru yang tengah viral dan menyita perhatian publik, terkait dugaan tindak pidana pemerasan disertai dengan kekerasan, yang dilakukan oknum Ketua Gapoktan Karya Maju Mandiri (KKM) bernama Endang-Cs akhirnya dilaporkan LP3K-RI di Polres Lampung Utara , dengan Nomor : 07.08/ DUMAS/DPC-LP3K -RI/ LU / VIII/ 2021, Senin (09/08/2021).

Seperti yang disampaikan secara langsung Sekretaris harian DPC-LP3K-RI Lampung Yustina yang mewakili Ketua Umum LP3K – RI Bambang Yudi Baskoro, pada media ini usai dari bdirinya bersama tim untuk menyerahkan berkas laporan pengaduan dan beberapa alat bukti.

Baca Juga :  Meski "Hamil Tua", Wagub Chusnunia Tetap Ikut Senam

“Agar kiranya dapat menjadi pertimbangan bahan penyelidikan dan penyidikan oleh Kepolisian wilayah hukum Polres Lampung Utara ,” katanya.

Ia memaparkan Laporan pengaduan masyarakat ini sesuai dengan surat kuasa korban yang ditandai oleh puluhan masyarakat selaku korban atas peristiwa yang korban alami.

“Dari perbuatan para oknum-oknum dengan nama yang termuat dalam surat laporan pengaduan , antara salah satunya Ketua Gapoktan bernama Endang-Cs warga masyarakat Desa Suka Mulya Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Lampung Utara,” paparnya.

Yustina melanjutkan bahwa dari hasil pengumpulan barang bukti keterangan (Pulbaket) . Yang kami dapat dari masyarakat selaku korban dan saksi-saksi korban . Atas hasil dari analisis Penasehat Hukum LP3K- RI Lampung Utara.

Baca Juga :  Ketua DPC AWPI Lampura Mengundurkan Diri

“Peristiwa tersebut secara konteks hukum ,menurut kuasa hukum kami LP3K-RI Lampung Utara , sudah cukup memenuhi unsur dalam Pasal 368 KUHP ” Dengan dugaan tindak pidana pemerasan yang disertai ancaman kekerasan , pelaku dapat diancam pidana penjara sembilan tahun penjara,” lanjutnya.

Harapan dari laporan ini sesuai keinginan masyarakat meminta Kepolisian Resort Lampung Utara, untuk segera dapat mengambil tindakan yang dihawatirkan pelaku akan berbuat yang lebih anarkis atau melarikan diri,” tukasnya.

Sehubungan oknum Gapoktan Karya Maju Mandiri (KMM) bernama Endang-Cs di Laporkan, sampai berita ini diterbitkan belum dapat dikonfirmasi,” (Tim/Red)

Pos terkait