Loekman: Pegawai Jangan Sakit Hati Soal Mutasi

  • Whatsapp

GUNUNGSUGIH- Bupati Lampung Tengah, Loekman Djoyosoemarto, berharap agar rolling (mutasi) jabatan jangan membuat pegawai sakit hati atau merasa terzolimi. Ia tak ingin menghukum pegawai karena kesalahan seseorang.

“Pertimbangan rolling bukan kedekatan kepada pejabat, melainkan sepenuhnya karier dan kinerja pegawai. Jadi, tak ada lagi istilah duduk di posisi ini ialah orang dekat bupati, orang Sekda, orangnya asisten atau kepala BKPSDM,” tegas Loekman saat pelantikan 68 pejabat eselon II, IV, dan pejabat fungsional di lingkungan Pemkab setempat, Jumat (6/12).

Mantan Kadisnaker Bandar Lampung ini mengatakan, seluruh kebijakan oleh bupati, Sekda atau Asisten adalah kebijakan bersama Pemkab Lampung Tengah. Jadi, tak memihak atau berjalan sendiri-sendiri.

Baca Juga :  Advokat Lima Keturunan Bandardewa Upload Data Gugatan Via e-Court

“Sekali lagi saya tegaskan, tujuan rolling ini meningkatkan kinerja aparatur pemerintahan, serta meningkatkan penyelenggara pemerintahan secara berdaya masyarakat, sesuai dengan tingkat perkembangan pembangunan,” ungkapnya.

Para pejabat yang dilantik iaalah Drs. Hi. Genta Surimuda dari jabatan lama Dinas Lingkungan Hidup, menempati jabatan baru sebagai Kepala Disdukcapil menggantikan Drs. Sugandi, MM yang menduduki jabatan baru sebagai Kepala Kantor Kesbangpol yang menggantikan Andika. Sementara Andika menempati posisi Dinas Lingkungan Hidup, sedangkan Asisten III Iman Saputra, SH bertukar posisi dengan Drs. Sarjito, MM. yang selama ini sebagai Kadis Kominfo.

“Selain 5 pejabat eselon II, kita juga melantik 54 pejabat pengawas eselon IV, 5 orang calon guru, 1 pejabat fungsional epidemiologi, 2 pejabat fungsional penyuluhan kesehatan masyarakat, dan 1 pejabat fungsional penyuluh pertanian,” terang Loekman.

Baca Juga :  Ops. Patuh Krakatau 2021 Upayakan Tindakan Preventif dan Preemtif

Loekman berujar, promosi dan rotasi bertujuan untuk meningkatkan kinerja dalam menjalankan tugas. Ada empat pertimbangan melakukan roling jabatan yakni penyegaran promosi dan penyelamatan hukuman.

“Belum pernah saya rolling dengan pertimbangan yang terakhir (hukuman) tapi lebih ketiga pertimbangan lainnya,” kata Loekman. (dra)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.