Lewat Seminar Kebangsaan, PMII Balam Ajak SLTA Tangkal Radikalisme

  • Whatsapp
Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana membuka Seminar Kebangsaan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Bandar Lampung, di Aula Dosen Lantai III Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Kamis (03/11).
Dalam kesempatan yang dihadiri oleh delegasi peserta Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) Se-kota Bandar Lampung ini Hj. Eva Dwiyana mengatakan bahwa seminar tentang radikalisme sangat penting untuk memeberi pemahaman kepada masyarakat khusunya di Kota Bandar Lampung.
“Pencegahan radikalisme bukan hanya tugas pemerintah atau aparat kepolisisan, tetapi juga orang tua dan lingkungan disekitar kita. anak-anak remaja harus diberi pemahaman karena mereka sebagai generasi penerus bangsa dan keluarga,” paparnya.
Ditempat yang sama, Ketua Pengurus Kordinator Cabang (PKC) PMII Lampung Ahmad Hadi Baladi Umah menegaskan, PMII merupakan garda terdepan dalam mencegah dan memerangi radikalisme.
“PMII merupakan garda terdepan dalam  melakukan pencegahan dan perang terhadap radikalisme, dengan adanya seminar ini merupakan bukti adanya kesatuan semangat secara bersamaa dalam mewujudkan peran PMII untuk mencegah penyebaran faham radikalisme”, ujar pupung sapaan akrabnya.
Senada, Ketua Pengurus Cabang (PC) PMII Kota Bandar Lampung, Raden Yusron mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu bentuk pembentengan siswa dari pengaruh faham radikalisme dan terorisme.
“Pelajar yang tidak memiliki latar belakang keagamaan yang kuat, justru merekalah yang memiliki semangat belajar keagamaan yang cukup tinggi. Ironisnya, semangat tersebut justru ditangkap oleh kelompok radikal, sehingga mudah terdoktrin dan terjebak dalam ajaran radikal. Solusinya tentu sekolah harus memberikan fasilitas belajar keagamaan yang proporsional kepada pelajar sebagai benteng diri dari masuknya faham radikalisme dan terosisme tersebut”, tuturnya.
Ketua III bidang keagamaan PC PMII Kota Bandar lampung Fahmi Arsyad menambahkan, agenda tersebut tidak hanya berhenti pada seminar saja, namun kedepannya akan ada gerakan-gerakan dalam menunjukan peran PMII  untuk mencegah penyebaran faham-faham radikalsime.
“Kedepan musti ada gerakan tambahan dalam menunjukan peran PMII dilingkup pendidikan untuk mencegah penyebaran faham radikalisme, Mulai dari pembuatan mentor dan road show kesekolah-sekolah”, ujar fahmi. (Al)
Baca Juga :  Wakapolda Lampung Buka Latihan Pembinaan Kedisiplinan dan Performance Bintara Remaja

Pos terkait