Kunker Bupati Loekman Kunjungi Terusan Nyunyai

  • Whatsapp

LAMPUNG TENGAH – Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto, di dampingi beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kecamatan Terusan Nunyai.

Mengawali kunjungannya, Bupati Loekman meninjau pasar Bandar Agung untuk bergotong royong. Bersama warga setempat, Loekman ikut menyapu membersihkan sampah di area pasar kampung tersebut. Bupati juga menyempatkan diri berdialog dengan para pedagang untuk mendengarkan keluhan mereka.

Usai gotong royong bersama warga, bupati dan jajarannya melakukan pertemuan dengan aparat kampung se-Kecamatan Terusa Nunyai, di Lapangan Transad Bandar Agung. Loekman menegaskan, aparat kampung harus memiliki kualitas kerja yang baik dalam melayani masyarakat.

“Tata kelola kampung yang baik perlu didukung dengan adanya kemampuan dan pengetahuan yang memadai tentang penguatan tugas pokok dan fungsi aparat kampung. Saya harap aparat kampung mampu mengemban tugas penting sebagai pelayan masyarakat. Saya juga akan berupaya meningkatkan kesejahteraan aparatur kampung di Lamteng,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pimpinan Haluan Lampung: Siapapun yang Lakukan Kekerasan ke Wartawannya, Akan Kami Kawal di Muka Hukum Bentuk Perlindungan Perusahaan

Kunjungan dilanjutkan dengan agenda senam gotong royong bersama tenaga pendidikan, FKPPI, Lansia, dan seluruh warga Terusan Nunyai di Lapangan Transad Bandar Agung.

Dengan didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Lamteng, Hj Ellya Lusiana Loekman, bupati senam dengan penuh semangat bersama warga. Keriuhan semakin terdengar di kala Loekman Djoyosoemarto mengikuti gerakan demi gerakan senam bersama tersebut.

Usai melakukan senam bersama, bupati menyerahkan sertifikat Open Defecation Free (ODF), atau gerakan stop buang air besar sembarangan sebanyak tiga kampung, yakni Gunung Batin Baru, Gunung Batin Udik dan Guning Batin Ilir.

Selanjutnya bupati menabur benih ikan Lele, Nila dan Gurame, di embung jalan 45, Kampung Bandar Agung, Kecamatan Terusan Nunyai. Ia mengatakan, menabur benih ikan akan menjaga ekosistem lingkungan, yang bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Danrem 043/Gatam Hadiri Rakor Lintas Sektoral Kesiapan Pengamanan Nataru

“Menebar benih ikan merupakan bentuk budidaya yang mandiri, berdaya saing dan berkelanjutan. Ini salah satu bentuk dorongan pemerintah daerah untuk meningkatkan pembangunan budidaya ikan,” ujarnya.

Dalam kunjungannya, Bupati Loekman Djoyosoemarto membagikan secara simbolis KIA kepada 20 orang anak, KK, Akte Kelahiran dan Surat Keterangan Domisili kepada warga di Kecamatan Terusan Nunyai. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.