Komplotan Pencuri Motor di Banjaragung Dibekuk Polisi

  • Whatsapp

TULANG BAWANG – Satuan Reserse Kriminal Polres Tulangbawang menangkap tiga remaja komplotan pencurian, dan penggelapan kendaraan bermotor di wilayah Kecamatan Banjaragung, Tulangbawang.

Satu dari tiga tersangka yang ditangkap, bahkan masih berusia 16 tahun. Tersangka yakni, berinisial DM (16), warga Bandarjaya, Kecamatan Terbanggibesar, Lampung Tengah. Sementara dua rekannya yakni berinisial AR (18), warga Bandarjaya, Kecamatan Terbanggibesar, Lampung Tengah, dan FA (18), warga Kampung Wargamakmur Jaya, Kecamatan Banjaragung, Tulangbawang.

Kasat Reskrim AKP Sandy Galih Putra mengatakan, tiga remaja putus sekolah yang menjadi tersangka pencurian dan penggelapan kendaraan bermotor ditangkap terpisah.

“Para pelaku ditangkap pada Kamis (28/11/2019) di dua lokasi berbeda. Pertama ditangkap pelaku AR (18) dan DM (16). Keduanya ditangkap sekitar pukul 02.00 WIB, di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Menggala, Tulangbawang,” kata Sandy, Sabtu (30/11/2019). Kemudian berdasarkan pengembangan, petugas menangkap pelaku FA (18) di Lapangan HMPTI, Kecamatan Banjaragung, sekitar pukul 15.00 WIB.

Baca Juga :  Sambut Hari Listrik Nasional ke 76, PLN Peduli Bedah 6 Rumah Purnakarya

Di lokasi pertama, jelas Sandy, para tersangka beraksi di sebuah kontrakan di Kampung Dwiwarga Tunggaljaya, Kecamatan Banjaragung, dan berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor Honda Beat BE 3549 TM milik Afrizal, warga Kampung Dwiwarga Tunggaljaya, Kecamatan Banjaragung dengan cara merusak kunci kontak motor.

“Pertama para pelaku, mencuri motor yang terparkir Sabtu 9 November 2019, sekitar pukul 20.30 WIB. Ke esokan harinya, para pelaku ini kembali beraksi dengan modus berpura-pura meminjam motor korban untuk jalan membeli rokok,” ujar dia, seperti dilansir Lampost.co.

Penangkapan para pelaku, ungkap Sandy, berdasarkan laporan Resgianto (38) warga Trimakmur Jaya, Kecamatan Banjaragung, 10 November 2019. Resgianto, kehilangan satu unit motor Yamaha Vixion warna putih BE 8120 SX.

Baca Juga :  Tak Hanya di PTUN, Penggugat Akan Laporkan Indikasi Mafia Tanah HGU PT. HIM ke Polisi dan KPK

Di hari kejadian, 10 November 2019 sekitar pukul 15.00 WIB. Motor milik Resgianto, tengah dipakai keponakannya mengantarkan para tersangka yang merupakan temannya ke taman lapangan unit 6. Saat tiba di tujuan, AR (18) meminjam motor dengan alasan hendak membeli rokok. Namun hingga pukul 18.00 WIB. Motor milik korban tidak kunjung pulang.

“Saat ini, para tersangka tengah ditahan di Mapolres Tulangbawang. Mereka terancam dijerat pasal berlapis yakni Pasal 378 KUHPidana tentang Penipuan dan atau Pasal 372 KUHPidana tentang penggelapan serta Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan,” tambahnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.