Kilas Balik Pemekaran kabupaten Mesuji, Pemda, Tokoh dan Pers Berdiskusi 

  • Whatsapp

Mesuji – Menyambut Hari Ulang Tahun Kabupaten Mesuji ke-12, Komunitas Half Galery dan Rumah Baca Kabupaten Mesuji menggelar Ngobrol Bareng: Kepada Duabelas Rindu, Refleksi 12 Tahun Kabupaten Mesuji di Cafe Legen’s Brabasan, Kecamatan Tanjungraya pada Rabu malam (25/11)

Juan Situmeang, inisiator kegiatan ini mengatakan, agenda ngobrol digelar sebagai bentuk kecintaan para tokoh dalam Panitia Pembentukan Kabupaten Mesuji (P3KM), Pemerintah Daerah dan insan pers.

“Dan dalam P3KM ini, Bapak Saply TH yang saat ini menjabat  Bupati Mesuji, juga adalah bagian yang tidak terpisahkan,” ujar Juan.

Ditambahkan Juan, melalui  kegiatan ini, diharapkan sejarah terbentuknya Kabupaten  Mesuji dapat terus terpelihara sebagai warisan spirit pada generasi mendatang.

Asisten Tiga Sekretaris Kabupaten Mesuji,  Nawawi Matni, mewakili Bupati Mesuji yang hadir dalam kesempatan itu menyampaikan  apresiasi mendalam atas perhelatan ini.

Baca Juga :  Korem 043/Gatam Terima Dukungan LCD Proyektor dari Disinfohlatad

“Dan saya kira, inilah bentuk komunikasi efektif tentang betapa pentingnya duduk bersama dan saling mengobati kerinduan,” ujar Nawawi.

Ditambahkannya, Pemerintah Daerah  sebenarnya  juga menginginkan adanya silaturahmi semacam ini sebagai cara untuk saling mengisi juga menguatkan.

“Karena itu, saya berharap acara ini dapat menghasilkan satu rekomenasi yang dapat menjadi masukan bagi Pemda dalam konteks melaksanakan pembangunan,” imbuh Nawawi.

Salah satu tokoh P3KM, Agus Salim Harahap,  menguraikan proses pembentukan Kabupaten Mesuji 12 tahun lalu, tidak lepas dari dukungan desa- desa tua di sepanjang perairan Kabupaten Mesuji. Sejarah mencatat, pada  tanggal 28 Januari 2005, urgensi pembentukan Kabupaten Mesuji didiskusikan dengan perwakilan 9 desa tua.

Baca Juga :  Ketua AWPI : Kejati Perlu Chek And Re-Chek Semua Cabor

“Dari sanalah nama Kabupaten Mesuji yang sebelumnya adalah Kabupaten Tulangbawang Utara, kemudian diganti menjadi Kabupaten Mesuji,” kata Agus Salim.

Agus Salim juga menguraikan, setelah dikeluakannya Surat Keputusan Bupati Tulangbawang pada bulan Juni 2005 dan persetujuan DPRD Tulangbawang pada 2006,  maka pada  30 Juni 2006 proses pemekaran Kabupaten Mesuji direkomdasi oleh Gubernur Lampung ke Departemen Dalam Negeri.

“Atas dasar itu,  DPR RI dan Presiden kemudian mengeluarkan persetujuan dan menempatkan  Kabupaten Mesuji dalam urutan Daerah Otonnomi Baru (DOB) ke-5 dalam Prolegnas  sebelum ditetapkan melalui Undang-undang Nomor Tahun 49 Tahun  2008,” ujar Agus Salim.

Winarno, Kepala Desa Sidomulyo yang ikut membubuhkan tandatangan dukungan kala itu berharap kegiatan ngobrol bareng seperti ini dapat terus  dilanjutkan di waktu yang lain.

Baca Juga :  Brigjen TNI Drajad Brima Yoga, S.I.P.,M.H, Berangkatkan Personel Satgas Apter Korem 043/Gatam Tahun 2021

“Agar generasi kita tidak begitu saja melupakan sejarah,” ucap dia.

Salah satu perwakilan jurnalis yang hadir, Rado,  meminta agar  Pemda dapat semakin membuka diri untuk menyempurnakan arsip sejarah terbentuknya Kabupaten Mesuji agar dapat terbaca secara utuh.

“Hal ini sangat penting agar generasi esok dapat mengenal dan mengingat sejarah itu sebab mereka juga adalah bagian yang tak terpisah,” ungkap Rado.

Selain Agus Salim Harahap dan Winarno, beberapa tokoh P3KM yang turut  hadir antara lain: Kapten (Purn) Sariaman; Bagindo Azwin; Parimin dan Irwan Zanata.

(ARDI)

Pos terkait