Ketum PB HMI ajak HMI Kukar Mencontoh Korsel dan China Dalam Peningkatan SDM

  • Whatsapp
Raihan Aritama saat memberi sambutan usai pelantikan HMI Kukar

Tenggarong  – Dalam upaya meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia di Kutai Kartanegara pada khususnya dan Indonesia secara umum Raihan Ariatama Ketua Umum PB. HMI Pusat ajak Mahasiswa berkiblat pada Korea Selatan dan China.

Dalam sambutannya di acara pelantikan HMI, Kohati dan BPL Cabang Kukar priode 2021-2022 Raihan Ariatama kelahiran Bukit Tinggi ini melihat Keberhasilan Korea Selatan membangun negaranya, terutama pasca Perang Korea di tahun 1950an, membuat dunia terkagum.  Sebuah negara yang dianggap miskin dan terbelah utara dan selatan pasca perang, berubah menjadi sebuah negara yang patut disegani di dunia internasional. Keberhasilan negara ini melakukan reformasi sosial-politik membuat kebijakan-kebijakan yang dilakukan pemerintahannya berhasil. Penguatan sektor industri pada kegiatan ekonominya telah menghasilkan keuntungan yang luar biasa. Diplomasi budaya yang dilakukan pemerintah membuat budaya Korea dikenal dan disukai masyarakat di seluruh belahan bumi. Meningkatnya ekonomi dan pilihan kebijakan yang sesuai, membuat maju bidang pendidikan dan penelitian di negeri itu.

Baca Juga :  Wakil Gubernur Hadiri Pelantikan KAHMI dan Forhati Kaltim

“Pendidikan dan penelitian yang berkembang membuat sektor pertahanan negara itu semakin kuat. Keberhasilan industri pertahanan dalam negeri untuk mencukup kebutuhan alutsista dalam negeri membuat bertahan dari ancaman dari Korea Utara, bagaimana Indonesia dapat belajar dari Korea Selatan terutama dari bidang sosial-politik, ekonomi, budaya, pendidikan dan penelitian, dan juga pertahanan. Hal ini dilakukan agar mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia” terang Raihan dalam sambutannya.

Selain itu menurut Raihan Ariatama negeri lain yang juga patut dicontoh dalam peningkatan SDM adalah Negeri China. Dimana saat ini Pemerintah telah meminta Investor China resmi menjalin kerja sama dalam proyek Two Countries Twin Park. Dalam rangka memenuhi persyaratan yang ditetapkan Pemerintah Indonesia, investor Indonesia dan China resmi menjalin kerja sama dalam proyek Two Countries Twin Park. Dalam rangka memenuhi persyaratan yang ditetapkan Pemerintah Indonesia, investor asal China diminta turut mengembangkan sumber daya manusia (SDM) lokal.

Baca Juga :  Habib Ahmad Al Habsyi ajak Ribuan Warga Sebulu Bersholawat

“Mereka sudah meninggalakan industri textile dan menuju tekhnik mesin enginering dimana bekerja tidak pakai otot lagi tapi mesin. kalau kita tidak membuat SDM kita mampu berinovasi dan tidak bisa terus bekerja dengan teknologi sehingga produktivitasnya naik, maka kita akan kalah bersaing” terang Raihan yang masih menimba ilmu mahasiswa Univeristas Gajah Mada (UGM) dalam sambutannya.

Raihan yang baru pertama kali menginjakkan kaki nya di kota Raja Tenggarong ini menaruh harapan dan sangat salut luar biasa pada HMI di Kukar, bila dalam mampu bersinergisitas pada pemerintah meciptakan Kukar Berkemajuan. (Var)

Pos terkait