Ketua Komisi II DPRD Metro Soroti Tahapan Seleksi Calon Anggota Dewan Pendidikan Metro 2021-2026

  • Whatsapp
Ketua Komisi II DPRD Metro Soroti Tahapan Seleksi Calon Anggota Dewan Pendidikan Metro 2021-2026

METRO — Proses tahapan seleksi calon anggota Dewan Pendidikan Kota Metro untuk periode 2021-2026, mendapat sorotan tajam dari DPRD Kota Metro.

Ketua komisi II DPRD Kota Metro Fahmi anwar SE, mengatakan sesuai PP Nomor 17 Tahun 2010 dan Perda Nomor 2 Tahun 2018 tentang penyelenggaran pendidikan, ada hal-hal yang memang perlu dibenahi berkenaan dengan proses prekrutan Dewan Pendidikan.

“Untuk itu perlu ada kajian lebih dalam dan pembenahan, mulai dari seleksi sampai dengan tim panitia seleksi,” katanya, Kamis (28/10/2021).

Politikus Partai Demokrat ini menyampaikan dalam PP dan Perda tersebut hanya bicara secara garis besar, tidak soal kriteria dan lainnya, sehingga sangat dibutuhkan Perwali untuk memperkuatnya.

“Seharusnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, sebagai wadahnya sudah menyiapkan Perwalinya, namun sampai saat ini belum ada Perwalinya,” tegasnya.

Baca Juga :  Wali Kota Wahdi dan Wakil Hadiri Dirgahayu ke-22 DWP

Dirinya juga menjelaskan tentang perihal jumlah anggota Dewan Pendidikan yang akan direkrut sebanyak 11 orang apakah telah sesuai dengan kondisi di Kota Metro.

“Dengan melihat kondisi di bumi sai wawai, saya rasa kurang tepat untuk melakukan perekrutan sebanyak itu, sehingga perlu dikaji kembali,” ujarnya.

Sementara itu dihubungi melalui sambungan telepon Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Metro Ir. Bangkit mengatakan proses tahapan seleksi Dewan Pendidikan Kota Metro akan ditunda terlebih dahulu.

“Proses tahapan seleksi Dewan Pendidikan Kota Metro, akan ditunda terlebih dahulu sambil menunggu Perwalinya jadi,” katanya.

Selain itu dirinya juga menyampaikan perekrutan sebanyak 11 orang Dewan Pendidikan Kota Metro, akan segera dikaji kembali.

Baca Juga :  Pemkot Metro Gelar Rakor Penetapan Kebijakan Pemberlakuan Nataru

“Jika 11 orang tersebut, dianggap kurang pas, maka pihaknya akan mengkaji kembali, yang pasti kita tunggu perwalinya dulu,” ujarnya.(Dh)

Pos terkait