Ketua K3S Tanggamus Bantah Terlibat Mark Up dan Pengkondisian Pengadaan Plang dan Baju Batik Dana BOS 2021

  • Whatsapp
Ketua K3S Tanggamus, Ketua K3S, Ida Bagus Ketut Budi Artama, S.Pd.,M.M

Tanggamus – Penjelasan Ketua K3S Tanggamus Terkait Pengadaan Plang dan Baju Batik Guru di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Se Kabupaten Tanggamus, Seperti berita di media yang beredar dan menyingung K3S yang ikut Serta mengenai Mark up dan Pengondisian, Pengelolaan Dana Bos Tahun 2021. Tentang Pengadaan Plang dan baju batik kepada sekolahan di Kabupaten Tanggamu, Kamis (25/11/2021).

Sebelumnya, telah Beredar berita di media Terkait K3S ikut serta mengkondisikan dan mark up  pengelolaan dana bos di tahun 2021 dengan pengadaan pelang dan baju batik guru di seluruh sekolohan se Kabupaten Tanggamus.

Namun menurut keterangan Ketua K3S, Ida Bagus Ketut Budi Artama, S.Pd.,M.M. Saat di jumpai oleh awak media Jum’at, 26 November 2021 di kediamannya di kecamatan Gisting, guna mengkonfirmasi terkait berita yang beredar bahwa ada pengondisian K3S terkait dana bos tentang pengadaan plang dan baju batik pada tahun 2021 ini.

Baca Juga :  DPC KWI Tanggamus Gelar Raker Ahir Tahun 

“Jika mengondisikan itu tidak benar saya tidak ada wewenang saya untuk mengondisikan dan meminta jatah dari kegiatan tersebut,saya hanya kepala sekolah biasa dan kebetulan saya juga di beri amanah untuk menjabat ketua K3S di Kabupaten Tanggamus,” tegasnya

Masih kata Ida Bagus Ketut Budi Artama, S.Pd.,M.M. dia menjelaskan kepada awak media yang datang serta muluruskan terkait pemberitaan tentang diri nya di yang membawa k3s kemarin.

“Tupoksi serta tujuan K3S pada dasarnya adalah untuk meningkatkan, kemampuan, pengetahuan dan pengalaman para kepala sekolah dan tidak ada sedikitpun wewenang kami untuk mengondisikan atau memeritah kepala sekolah untuk mengarahkan dalam hal barang dan jasa ,pada dasar nya kami sama – sama kepala sekolah biasa,” Jelasnya.

Baca Juga :  Jelang Nataru PPKM Level 3, Polres Tanggamus Bersama TNI dan OPD Pemkab Gelar Patroli Skala Besar

Ia melanjutkan, dirinya hanya mempersilakan jika ada suplayer yang berjualan dan dia menjelaskan bahwa semua sekolah mempunyai hak untuk menerima atau tidaknya.

“Jika ada kawan- kawan rekanan atau supplier yang berjualan (usaha) saya pribadi tidak bisa menolak ataupun mengiyakan tapi silakan datang ke sekolah masing – masing dengan catatan tidak ada paksaan, karena semua sekolah mempunyai hak untuk menerima atau tidak menerima,”

“Jadi menurut saya dengan pemberitaan tersebut hanya miskomunikasi saja dan saya tidak sedikitpun menyalahkan pemberitaan terkait diri saya, karena setiap media ataupun wartawan mempunyai karya menulis masing – masing apa pun bentuk tulisannya, itu saja bang,” tutupnya Kepada Awak Media yang datang. (Fahmi Y)

Baca Juga :  Bupati Dewi Handajani Beri Piagam Penghargaan ke Atlet IPSI yang Berprestasi di POPDA Lampung 2021

Pos terkait