Kejati Lampung Naikkan Status Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI ke Penyidikan Umum

  • Whatsapp
Kejati Lampung Naikkan Status Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI ke Penyidikan Umum

BANDARLAMPUNG  – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Lampung menaikkan status kasus dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung dari penyelidikan ke penyidikan umum. Rabu (12/1/2022).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Kejati (Kajati) Lampung saat menggelar press conference penyampaian laporan kinerja kejati Lampung, Heffinur menyampaikan beberapa pencapaian kinerja kejati, salah satunya yakni terkait kasus dugaan korupsi dana hibah Komita Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung.

“Setelah dilakukan penyelidikan, ada beberapa fakta yang harus kita buka diantaranya program kerja koni dan pengajuan dana hibah tidak disusun berdasarkan usulan kebutuhan koni dan cabor, sehingga pihak koni dan cabang olahraga dalam pengajuan kebutuhan program kerja anggaran 2020 tidak berpedoman pada pengajuan dan kebutuhan anggaran awal dana hibah koni, sehingga penggunaan dana hibah diduga terjadi penyimpangan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kejati Lampung Kembali Panggil 4 Saksi Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI

Heffinur menyampaikan, dalam proses penyelidikan tersebut pihaknya menemukan kejanggalan-kejanggalan dalam program kerja anggaran koni dan Cabang Olahraga (Cabor) salah satunya untuk pengadaan barang dan jasa koni Lampung.

“Selanjutnya ditemukan kejanggalan dalam program kerja anggaran koni dan cabor untuk pengadaan barang dan jasa tidak berdasarkan peraturan perundang-undangan serta ditemukan ada penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa tersebut,” imbuhnya.

Ia manyimpulkan berdasarkan hasil penyelidikan bahwa kasus dugaan korupsi dana hibah koni Lampung tersebut naik status dari penyelidikan ke penyidikan.

“Kemudian juga ditemukan penggunaan anggaran koni dan cabor tidak didukung dengan bukti-bukti yang sah. Kita berkesimpulan dari point-point tersebut bahwa kasus ini kita naikkan dari penyelidikan ke penyidikan,” jelasnya.

Baca Juga :  Kasus KONI Berlanjut, 5 Nama Dipanggil Penyidik Kejati Lampung

Lebih lanjut, ia mengatakan pada tahap penyidikan tersebut kejati Lampung akan melakukan tindakan-tindakan lebih dalam seperti melakukan penggeledahan dan penyitaan.

“Tindakan-tindakan pasti akan kita lakukan antara lain penyitaan-penyitaan dan penggeldahan baik secara tiba-tiba maupun memintakan izin kepada pengadilan,” ujarnya. (Albet)

Pos terkait