Kejari Akan Turunkan Tim ke Kampung Minanga Siamang

WAY KANAN – Pembangunan rabat beton sepanjang 350 meter dan siring pasang di Dusun Beringin Pematang Rindu Kampung Menanga Siamang Kecamatan Banjit yang didanai dari ADD 2019, yang dikeluhkan masyarakat setempat karena belum seumur jagung sudah rusak.

Kepala Kejaksaan Negeri Way Kanan yang diwakili oleh Kasie Intelijen Marriyon Hadiputra, SH.MH diruang kerjanya . Selasa (13/1) mengatakan pihaknya sudah mengetahui dari media online terkait persoalan rabat beton dan siring yang dikeluhkan kualitasnya oleh masyarakat.

“Pada perinsipnya setiap pengaduan atau keluhan masyarakat berkaitan kegiatan pekerjaan yang mengakibatkan kerugian dari uang Negara akan kami terima dan ditindak lanjuti,” ujar Kasie Intelijen.

Kejaksaan Negeri Way Kanan menurut Kasi Intelijen akan segera menurunkan Tim untuk ke Kampung Minanga Siamang, Kecamatan Banjit, berkaitan dengan protes Masyarakat terhadap pembangunan jalan rabat beton dan drainase siring pasang yang terletak di Dusun Beringin .

Baca Juga :  Riana Arinal Salurkan Sembako ke Masyarakat di 3 Lokasi di Bandarlampung

“Kami akan turun, namun akan koordinasi dulu dengan Inspektorat Way kanan terkait cara penanganannya,” kata Marriyon.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah warga Kampung Menanga Siamang, Kecamatan Banjit, kecewa dengan pembangunan jalan rabat beton dan drainase pasang yang menggunakan Dana Desa (DD) tahun 2019.

Pasalnya, dimana jalan rabat beton yang belum seumur jagung sudah berlubang dan drainase pasang dikerjakan asal-asalan.. Rabat beton memiliki panjang ruas 350 meter dan siring pasang 350 meter. Dengan kondisi jalan yang berlombang dan siring tak sesuai spesifikasi. (yoni)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.