Kalurahan Karangrejek Gelar Pelatihan Pemulasaraan Jenazah Covid-19

  • Whatsapp
Kalurahan Karangrejek Gelar Pelatihan Pemulasaraan Jenazah Covid-19. Ist

Gunungkidul, – Pelatihan pemulasaraan jenazah di Kelurahan Karangrejek kapanewon Wonosari diadakan hari ini kamis 15 juli 2021 bertempat di Balai Kelurahan Karangrejek dengan dihadiri peserta tokoh masyarakat dan pamong Kelurahan karangrejek dengan narasumber Triyono dari PMI Gunungkidul ,Ariningsih Indriyati,SKM dari puskesmas Wonosari 1.

Dalam pelatihan tersebut Triyono dari PMI Gunungkidul menjelaskan tentang tatacara pemulasaraan jenazah yang terkena infeksius. Tahap pertama semprot dulu jenazah dengan disinfektan secara menyeluruh dan diamkan 10 menit. Setelah 10 menit lepas semua baju jenazah masukkan kantong plastik kuning lalu pasang plastik di bawah lubang ditekan perut sampai tdak keluar kotoran. Kemudian jenazah dimaskeri, baru dilakukan pemandian jenazah.
Selanjutnya pembungkusan jenazah selain kafan jenazah infeksius dilapisi plastik.

Baca Juga :  Bupati Gunungkidul Kunjungi Ujian Seleksi Pamong kalurahan Giritirto

Letakkan Plastik luar 1 lapis lalu tali kain kafan kemudian kain kafan selesai baru plastik ke 2 diatas plastik pakaian jenazah baru jenazah. Tutup lubang lubang menggunakan kapas, jika jenazah ada luka tutup luka dengan lakban sehingga luka tidak berpotensi menimbulkan cairan keluar ,baru bungkus jenazah sesuai lapisan yang sudah ditata
dan talikan di bagian kiri agar nanti mudah melepas. Sebelum dibungkus plastik jenazah disemprot disinfektan lagi baru dibungkus plastik dengan longgar.

Masukkan jenazah ke peti dengan posisi miring menghadap kiblat lalu lepaskan tali kafan di dalam peti kemudian tutup. Peti perlu dilapisi plastik untuk pengaman diluar. Selanjutnya pemakaman cukup masker dan sarung tangan baju lengan panjang .

Baca Juga :  Penetapan Tatib dan RAB Pemilihan Lurah Girimulyo Kapanewon Panggang

Ditambahkan Triyono setelah memberikan teknis pemulasaraan jenazah mengatakan bahwa tujuan dari sosialisasi tersebut untuk memberi pemahaman masyarakat apabila melaksanakan pemulasaran jenazah covid -19 atau jenazah infeksius,agar tidak menunggu terlalu lama penanganan dari gugus tugas dari kabupaten.

“Pada intinya apabila ada masyarakat yang meninggal karena covid-19 yang sedang isoman,agar segera bisa cepat di tangani dengan prokes yang tepat”ucap Triyono.

Narasumber dari puskesmas Wonosari 1 menambahkan perlunya seterilisasi pemakaman dari rumah duka sampai ketempat pemakaman dan juga pembawa jenazah sehingga tidak menimbulkan klaster baru.

Kamituwo kalurahan Karangrejek, Riyanto berharap dengan adanya sosialisasi tersebut warga masyarakat dapat memahami dan melaksanakan pemulasaran jenazah khususnya jenazah covid-19 dengan prosedur yang benar.

Baca Juga :  Tim Tracer Semaki Yogya jenguk Pasien Isolasi Mandiri

“karena sebelum adanya sosialisasi ini,warga masyarakat takut untuk melaksanakan pemulasaran jenazah yang terkena covid-19 dan harus menunggu antrian lama dari gugus tugas kabupaten ataupun BPBD”terang Riyanto.

Di jelaskan juga oleh Riyanto,untuk perlengkapan penguburan dan APD akan segera di musyawarahkan oleh pemerintah kelurahan,agar supaya satgas covid di kelurahan karangrejek tidak mengalami kekurangan APD ataupun perlengkapan yang lainnya. (Mungkas)

Facebook Comments