Kadishub Tubaba: Papan Penunjuk Jalan Tiyuh Fokus pada Jalan Protokol

Marwan Aziz,SE selaku kepala dinas perhubungan (Dishub) kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba)

PANARAGAN – Semarak Rambu Pendahulu Petunjuk Jurusan (RPPJ) serta nama-nama jalan yang menambah semakin mempercantik ibu kota ragem sai mangi wawai sepanjang jalan protokol kabupaten tulang bawang barat yang telah terpasang beberapa waktu lalu.

Marwan Aziz,SE selaku kepala dinas perhubungan (Dishub) kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menyampaikan di ruang kerjanya terkait protes dari salah satu masyarakat tiyuh ( Desa ) ( Tiyuh Gedung Ratu ) yang yang terletak di kecamatan Tulang bawang udik tentang nama tiyuh tersebut tidak tertera di dalam penunjuk jalan yang mengarah ke tiyuh tersebut pada (4/1/2022).

Terkait dalam persoalan ini beliau mengatakan kalau penunjuk ke arah tiyuh (Desa) tersebut memang belum ada.

Untuk pemasangan papan nama jalan dan rambu penunjuk jalan itu kan merupakan program Dishub Tubaba tahun 2021 lalu, sumber anggaran dari APBD Murni, dan memang difokuskan untuk sekitar jalan protokol terlebih dahulu, karena itu merupakan jalan utama yang berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup)Kabupaten Tulang bawang barat No.09 Tahun 2015 serta Berita Acara Rapat Tim Teknis Perhubungan Pembakuan Nama Jalan ( T2P2NJ) Kab Tulang bawang barat No.550/001/II.14/T2P2NJ/V/2021 tanggal 5 Mei 2021.

“Apabila memang ada masukan dari masyarakat dan Pemerintah Tiyuh untuk pemasangan nama jalan dan rambu penunjuk arah Tiyuh nya silahkan menyampaikan usulanya ke Dishub dengan tembusan ke Sekda, nanti akan kita bahas di Anggaran Belanja Pendapatan Daerah Perubahan (APBD-P) 2022, karena kalau APBD Murni 2022 tidak ada,” ungkapnya

Diketahui program pemberian dan pemasangan nama jalan 2021 kemarin itu memang mulai dibahas dari tahun 2020 lalu yang melibatkan berbagai pihak, termasuk tokoh adat, bagian hukum, dan lain-lain.

“Yang dianggarkan sebanyak 500 juta dengan plotting pembagian Anggaran sebagai berikut 100 juta untuk design , 200 juta untuk fisik RPPJ, 200 untuk fisik nama jalan,” jelasnya.

“Untuk pemasangan papan nama jalan 2021 lalu sudah ada 28 titik, sementara penunjuk jalan baru 14 titik, dan itu sepanjang jalan protokol dari Simpang PU sampai Tugu Batu atau Simpang Tiga Panaragan,” tutupnya. (Aan)

Pos terkait