Kades Gunungjaya Klarifikasi Penjemputan Paksa Sunarti

  • Whatsapp

PEMALANG – Warga Desa Gunungjaya, Kecamatan Belik, Pemalang yang sebelumya gencar dikabarkan positif COVID-19 lewat media sosial kini sudah dinyatakan Negatif setelah melakukan test swab yang kedua Di RSUD Hasyim Ashari Pemalang, Selasa (9/6/2020).

Sunarti, warga desa Gunungjaya yang sebelumnya telah meminta surat keterangan sehat kepada RS Muhamadiyah Mardhatillah Randudongkal Pemalang pada Hari selasa (2/6/2020) menunjukan hasil reaktif setelah melakukan rapid test.

Maka pihak itu, pihak RS mardhatillah merujuk sunarti untuk melakukan Swab test Di RSUD Hasyim Ashari Pemalang.

Kemudian, Pihak RS Mardhatilah mengkonfirmasi hal tersebut ke pihak Puskesmas Belik, dan selanjutnya pihak Desa Gunungjaya.

Kepala Desa Gunung jaya, Sugeng Riyadi yang mengetahui ada Warganya yang Reaktif langsung menginstrusikan RW/Kadus setempat untuk memberi arahan Kepada Sunarti untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.

Karena tak mengindahkan perintah untuk melakukan isolasi mandiri, maka pihak Puskesmas Belik menjemput paksa Sunarti untuk dilakukan isolasi oleh pihak puskesmas, Kamis (4/6/2020).

Penjemputan Sunarti yang menggunakan protap penanganan COVID-19, membuat warga berasumsi bahwa Sunarti positif COVID-19.

Sunarti diisolasi di RSUD Hasyim Ashari Selama 4 hari dan kemudian Sunarti di pulangkan pada Minggu (7/06/2020).

Kerabat sunarti, Untung merasa keberatan karena menganggap penanganan saudarinya tersebut terlalu berlebihan. “Saya kecewa dengan Penjemputan yang terlalu didramatisir oleh Pihak Puskesmas Kecamatan Belik. Karena dampaknya Bagi keluarga kami sangat terasa ketika Banyak Tetangga yang mengucilkan, bahkan warung kita menjadi sepi pembeli Karena mereka menganggap saudara Saya Sudah Positif Covid-19,” ujarnya pada Rabu (10/06/2020).

Atas Kejadian itu, Untung mewakili keluarga Sunarti meminta Kepala Desa Gunungjaya, puskesmas kec. Belik Dan RS Mardhatilah untuk Memberi Penjelasan Kepada Masyarakat Desa Gunungjaya Terkait isu yang Beredar liar di sosial media.

Kepala Desa Gunungjaya, Sugeng Riyadi Datang Ke Kediaman Sunarti beserta Dr Rodiah mewakili RS mardhatillah dan puskesmas Belik untuk memberi penjelasan terkait apa yang Terjadi di desa Gunungjaya, Rabu (10/6/2020).

Sugeng Riyadi mengatakan bahwa kejadian tersebut hanya miss komunikasi saja karena sebelumnya pihak desa sudah menghimbau kepada saudari sunarti untuk karantina mandiri, namun Himbauan tersebut tidak diindahkan oleh Sunarti.

“Karena informasi yang kami dapat saudari sunarti ini tidak karantina bahkan masih pergi kondangan, Jadi atas dasar itulah Sunarti kami jemput paksa,” Ujar Sugeng Riyadi.

Hal senada juga di sampaikan oleh dr Rodiah. “Kami bekerja sesuai SOP yang ada, jadi apa yang kami lakukan sudah sesuai dengan prosedur,” kata Rodiah.

Atas kejadian tersebut Kepala Desa Gunungjaya, Sugeng Riyadi menghimbau kepada seluruh warganya untuk tenang dan jangan sekali-kali menyebarkan berita yang belum tentu benar. (Joko Longkeyang)

Facebook Comments