Kades dan Aparatur Desa Jatimulyo Jelaskan Penyaluran BLT-DD 2020

  • Whatsapp
Kades Jatimulyo, Sumardi

Jati Agung – Kepala Desa (Kades) Jatimulyo, Sumardi, SE memaparkan pelaksanaan penggunaan Dana Desa (DD) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahun anggaran 2020.

Sumardi,menegaskan dalam pelaksanaan penggunaan dana desa, pemerintah desa jatimulyo berusaha sesuai aturan dan selalu membangun komunikasi aktif dalam rangka pembinaan penggunaan dana desa dengan berbagai macam instansi terkait, seperti kecamatan Jati Agung, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Polsek Jati Agung dan Bhabinkamtibmas, bahkan dengan Inspektorat kabupaten Lampung Selatan.

Sementara itu Kaur Keuangan desa jatimulyo, Syaiful Huda mengatakan keterbukaan informasi berlaku untuk siapapun dan dianjurkan datang langsung untuk menghindari kesalahfahaman dan disinformasi.

“Selama ini jika dimintai data dan pelaksanaan penggunaan dana desa, memang kami arahkan untuk datang langsung ke kantor desa, supaya informasi yang kami berikan dapat diterima dengan jelas dan tidak menimbulkan kesalahfahaman, kami terbuka kok, siapapun yang bertanya kami jawab, dan kami sangat aktif menginformasikan kegiatan pemerintah desa melalui papan informasi dan banner serta melalui website dan juga youtube, bisa di cek sendiri” ujar Syaiful Huda kepada Haluan Grup, Minggu (05/09/2021)

Baca Juga :  Program Pemutihan Pajak Kendaraan Akan Berakhir

Mengenai BLT DD 2020 dan penanggulangan pandemi covid-19 yang ditanyakan, Pendamping Lokal Desa (PLD) Jatimulyo, Silmi mengatakan pelaksanaan penetapan BLT dan penanggulangan bencana covid-19 yang dilaksanakan desa Jatimulyo sudah sesuai prosedur.

“Desa Jatimulyo sudah merujuk pada PMK NO. 40/PMK.07/2020 Tentang Perubahan atas PMK NO 205/PMK.07/2019 Tentang Pengolahan dana desa, dalam menetapkan jumlah KPM yang mampu di cover oleh dana desa,” ujarnya.

Ia menambahkan Pelaksana kegiatan menjelaskan mekanisme terkait penetapan KPM BLT DD sudah mengikuti peraturan, dengan melibatkan Ketua RT dan Kepala Dusun dalam menentukan KPM kemudian diverifikasi lamgsung pemerintah desa dengan melibatkan Kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPD, dan juga pendamping desa, bahkan mengundang sejumlah awak media online dalam memferifikasi kelayakan penerima BLT tersebut.

Baca Juga :  Ketum DPP AWPI Perpanjang Pendaftaran Ketua DPD AWPI Lampung

“Kami sudah melibatkan banyak pihak terkait dalam menetapkan KPM, dari unsur pemerintah desa dan unsur di luar pemerintah desa, karena peraturan membatasi jumlah paling banyak penerima bantuan sebesar 35% dari dana desa, maka desa jatimulyo hanya mampu memberikan bantuan untuk 254.KPM, tentu jumlah tersebut sangat sedikit jika dibandingkan dengan jumlah warga miskin di desa jatimulyo yang kepadatannya penduduknya kurang lebih mencapai 26000 jiwa, protes tentu ada dimana mana karena masih banyak warga miskin yang belum tercover, namun mau bagaimana lagi kemampuan maksimal keuangan desa hanya sebatas itu dalam memberikan BLT covid-19” papar Siisko Yulianto, sebagai Pelaksana Kegiatan.

Ia menjelaskan, tidak ada potongan sama sekali terkait bantuan BLT covid-19 karena langsung di transfer ke rekening masing-masing penerima bantuan.

Baca Juga :  Suket Swab Antigen di Pelabuhan Bakauheni Diduga Jadi Lahan Bisnis

“tidak ada potongan sama sekali, karena itu langsung di transfer ke rekening bank masing-masing kpm” ujar Sisko. (Red/Sel)

Facebook Comments