Kabupaten Pesisir Barat Miliki Potensi Wisata Berkelas Internasional

  • Whatsapp
Kadis Pariwisata Pesisir Barat dengan seorang Wisman dari Australia sebelum terjadi Pandemi Covid-19. Foto: ist

Pesisir Barat – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesisir Barat, Drs. Gunawan, M.Si. mengatakan bahwa Kabupaten Pesisir Barat adalah Kabupaten yang memiliki potensi Pariwisata berkelas Internasional.

Hal tersebut tentunya telah dibuktikan dengan banyaknya kunjungan para Wisatawan Mancanegara yang berkunjung ke Kabupaten ini untuk berlibur dan umumnya mereka para Wisatawan Mancanegara tersebut lebih menyukai ombak laut yang dimanfaatkan untuk bermain Surfing (Selancar), ungkapnya melalui telepon selulernya, pada Rabu 07 Juli 2021.

Apalagi sekarang ini event Surfing sudah diagendakan oleh Kementerian Pariwisata dan event Surfing tersebut diselenggarakan setiap tahunnya bahkan para peserta Surfing tersebut dari berbagai negara, tambahnya.

Event Surfing yang bekerjasama dengan WSL (World Surf League) telah dibuktikan dengan diselenggarakannya event Krui Pro QS 1000 yang dimulai sejak tahun 2017, event Surfing Krui Pro QS 1500 tahun 2018 dan Krui Pro QS 3000 tahun 2019, jadi telah dibuktikan bahwa eksistensi Kabupaten Pesisir Barat telah diakui, baik secara Nasional dan Internasional, tambahnya.

Baca Juga :  Tiga Santriwati Ponpes Assunah Meninggal di Curup Way Kawat

Saat Krui Pro tahun 2019, ada 50 ribu lebih wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Pesisir Barat.

Bahkan menurut Gubernur Lampung di tahun 2018, 60 persen kunjungan wisatawan mancanegara ke Lampung, tujuannya ke Pesisir Barat, ungkap Gunawan.

Event – event yang telah diselenggarakan tersebut tentunya kita manfaatkan sebagai ajang promosi daerah sebagai destinasi wisata nantinya.

Dengan harapan nama Kabupaten ini bisa lebih dikenal ke seluruh mancanegara dan bisa meningkatkan kunjungan para wisatawan mancanegara untuk berlibur disini, ungkapnya.

Untuk tahun 2020 dan 2021 event Surfing mengalami penundaan karena wabah Pandemi Covid-19 sehingga penyelenggaraannya menjadi tertunda. Mudah-mudahan di tahun 2022 nanti event Surfing berskala Internasional tersebut bisa diselenggarakan kembali nantinya, harap Kadis Pariwisata.

Baca Juga :  Bupati Pesibar Hadiri Deklarasi Damai Pemilihan Peratin Serentak

Selain itu, di Kabupaten ini juga masih banyak terdapat destinasi – destinasi wisata lain. Ada 4 destinasi wisata utama, ada 16 destinasi wisata favorit dan 21 titik lokasi surfing, tambahnya.

Lokasi Surfing yang terkenal letaknya di pantai Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir Selatan. Disana ombak lautnya termasuk salah satu ombak laut yang terpanjang di dunia oleh karenanya event surfing berskala Internasional digelar disana, ungkapnya.

Sedangkan ombak laut di pantai Labuhan Jukung dan pantai di Pulau Pisang biasanya dimanfaatkan untuk berolahraga selancar bagi para peselancar pemula, tambahnya.

Selain itu juga ada empat destinasi wisata utama di Kabupaten ini diantaranya, objek wisata Pantai Tanjung Setia, pantai Labuhan Jukung, objek wisata religi Goa Matu dan objek wisata pantai Pulau Pisang yang dikenal dengan hamparan pasir putihnya, jelas Gunawan.

Baca Juga :  PMI Waykanan Terus Bergerak Semprotkan Disinfektan

Masih banyak destinasi wisata lainnya juga, seperti objek wisata Batu Tihang, Keramat Manula, Air Terjun Way Karang, Repong Damar dan lainnya, kata Gunawan.

Pesisir  pernah  meraih rekor Muri ngunduh damar sebagai peserta terbanyak yakni 1.800 peserta dalam Festival Teluk Stabas yang diadakan di Repong Damar Pekon Rawas pada tahun 2018.

Selain Festival Teluk Stabas, Kabupaten Pesisir Barat juga sering mengadakan festival lain seperti Semarak Pulau Pisang

Hal lainnya juga untuk memudahkan wisatawan ke Kabupaten Pesisir Barat, telah dibuka akses melalui udara, disini ada Bandara Taufiq Kiemas,  untuk saat ini memang masih ditutup karena pandemi Covid-19, tutup Kadis Pariwisata.  (*)

Facebook Comments