Judi Gelper Wukong di Ruko Nagoya Indah Batam Resahkan Warga

  • Whatsapp
Judi Gelper Wukong di Ruko Nagoya Indah Batam

Batam – Bukan hal tabu lagi dengan gelanggang permainan (Gelper) yang biasa disebut dengan Jekpot, permainan tersebut kerap mengadopsi perjudian yang terselubung dengan dalih adu ketangkasan elektronik.

Salah satunya Gelper Wukong yang terletak di ruko Nagoya Indah, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam. Di lokasi ini selalu dipadati pengunjung yang mengundi nasibnya yang dikendalikan mesin.

Hasil pantauan awak media tampak jelas sejumlah orang dewasa asik main game ala Las Vegas dengan dilayani oleh cewek-cewek atau wasit gelper yang disinyalir judi, Minggu (14/11/2021).

“Pemain harus membeli koin minimal Rp50.000. Jika menang, para pemain dapat menukarkannya dengan tiket dan nantinya akan ditukarkan dengan rokok,” ujar Aji, salah seorang pemain saat ditemui di sekitar lokasi.

Baca Juga :  Rakor Pembina Samsat Tingkat Nasional 2021

Ia menyebutkan pemain tidak langsung menukarkan rokok dengan uang tunai di lokasi permainan, Namun mereka menukarkannya di tempat yang telah disediakan pengelolah di luar arena permainan yang terletak tidak jauh dari lokasi gelper Wukong.

“Ada cara lain bang, hadiah bisa ditukarkan melalui pengawas, dan selanjutnya pengawas akan mengantar uang kepada kita,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang warga Batam yang enggan disebutkan namanya mengatakan, aktivitas Gelper ini meresahkan masyarakat karena banyak mudaratnya, mendidik warga untuk bermalas-malasan. Berharap menang di meja judi untuk membawa uang pulang, kemudian ketagihan, main lagi dan lagi. “Sudah jelas ini salah dan menyesatkan,” imbuhnya.

Menurut dia, sudah banyak warga yang terjerumus, dampaknya hancur secara ekonomi. Ironisnya pengelola Gelper masih terus beroperasi.

Baca Juga :  Siapkan SDM, Beri Ruang untuk Banggakan Kepri, Wagub Marlin Silaturahmi ke LPTQ Tanjungpinang dan Bintan 

“Butuh keseriusan semua pihak untuk memberantas praktek judi Gelper ini, jika dibiarkan akan makin banyak lagi warga Batam terjerumus perjudian tersebut,” paparnya.

Hingga berita ini diunggah media ini belum berhasil mendapatkan konfirmasi dari aparat terkait.

Pos terkait