Jembatan Wanarata Penghubung Dua Desa Amblas, Warga Terancam Terisolasi

  • Whatsapp

Pemalang – Akibat hujan yang terus menerus dan tekanan air yang besar pada sungai Kendana, jembatan Dukuh Karangpucung RT 49/12 Desa Wanarata penghubung Dk. Kebobung RT 15/03 Desa Suru Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang Amblas

Menurut Taruno anggota BPD Desa Wanarata yang kebetulan warga dk Karangpucung Kejadian itu pada Rabu sore 10 Februari 2021 sekitar pukul 16.23WIB . Saat Ia bersama warga lainya sedang berada di depan rumah yang tidak jauh dari lokasi jembatan, pada saat itu melihat debit Air yang sungai sudah tinggi, karena pada waktu itu selesai hujan lebat dan masih dalam situasi gerimis, setelah melihat kearah jembatan tersebut terjadi amblas pada Talut di masing-masing ujung jembatan, untuk menghindari hal yang tidak di inginkan keduanya menghimbau warga yang akan melintasi jembatan agar berhenti dan bersama warga memagari kawasan jembatan tersebut dengan Portal Bambu dan melaporkan kejadian tersebut melalui Gambar dan Video yang di unggah ke Sosial media.

Baca Juga :  Laskar Patih Sampun Nyatakan Sikap Terhadap Pemkab Pemalang

Mendapat Informasi Tersebut Kapolsek Bantarbolang beserta anggota dan Piket Koramil mendatangi TKP untuk melakukan pengecekan Lokasi dan mengimbau kepada masyarakat agar tidak melintasi jembatan tersebut demi keselamatan bersama, ungkap Taruno

Menurut kapolsek AKP Abdul Cholik,Jembatan tersebut sudah berusia kurang lebih 10 Tahun,
Memiliki Panjang 12 Meter dan Lebar 4,5 Meter (Tidak bisa untuk simpangan roda 4)
Talud Pondasi yang amblas sedalam 1,5 meter dengan retak amblas 3 meter pada sisi ujung masing-masing jembatan yang terdampak parah bagian batas Dukuh Kebobung Desa Suru terputus,

Usia Jembatan dan tekanan arus sungai yang deras dibawah jembatan yang menghantam Talud / Pondasi sehingga terjadi amblas.tutur Kapolsek

Baca Juga :  Bupati Pemalang Ambil Sumpah Direktur Keuangan dan Teknik Perumda Tirta Mulia

Untuk sementara lalu lintas masyarakat tidak bisa dilalui karena jembatan terputus, untuk antipasi sementara warga masyarakat memasang Portal Bambu pada masing-masing sisi Jembatan tersebut agar tidak dilalui oleh warga yang akan melintasi jembatan tersebut.pungkas Kapolsek. (Tris)

Facebook Comments