Jelang Raker ke-1, RPA Pringsewu Audiensi Dengan Dewan Pembina

  • Whatsapp

Pringsewu – Jelang rapat kerja (Raker) ke-I, Rumah Perempuan dan Anak (RPA) Kabupaten Pringsewu, melakukan audiensi ke Dewan Pembina RPA Mastuah.

Audiensi dihadiri oleh Ketua RPA Suprondi didampingi Sekretaris Dessi Dwiningsih, Bidang Advokasi Monica Monalisa, dan Puji Lestari, serta Koordinator Media Windi Safitri. Audiensi dilakukan di ruang kerja Wakil Ketua I DPRD Pringsewu, Senin (22/2/2021) pagi.

Dalam kesempatan tersebut, Suprondi memperkenalkan anggota-anggota RPA yang rencananya, akan diisi 70 persen keterwakilan perempuan, dan 30 persen laki-laki.

“Meskipun terbilang masih baru, dan di Lampung terbentuknya kepengurusan tahun 2020 , dan sudah terbentuk RPA hampir 70 persen di kabupaten/kota yang ada di Lampung,” ungkapnya.

Baca Juga :  Harga Bahan Pokok di Mesuji Relatif Normal

Selain itu, lanjut dia, kehadiran RPA di Pringsewu ini untuk memastikan hak-hak perempuan, dan anak terpenuhi.

“Nantinya RPA akan fokus ke bidang kesehatan, ekonomi, pendidikan. Untuk itu, kami minta masukkan dari dewan pembina menjelang raker ini,” kata dia.

Sementara itu, Dewan Pembina Mastuah, menyambut baik kehadiran RPA di Kabupaten Pringsewu. Yang harapannya, RPA bisa menjalin sinergitas dengan Komisi IV DPRD Pringsewu, dan juga stakeholder terkait yang bersentuhan dengan perempuan, dan anak, yaitu Dinas P3AP2KB, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan,

“Alhamdulillah dan terima kasih telah diberikan kepercayaan untuk menjadi dewan pembina, saya juga akan memback-up kegiatan RPA. Karena menyangkut persoalan dan tanggung jawab kita bersama untuk memberikan protect dan hak-haknya,” papar Mastuah yang juga merupakan Wakil Ketua I DPRD Pringsewu.

Baca Juga :  Kembangkan Potensi dan Kerjasama, Pemkab Pesibar Kunker ke Lambar

Kedepannya, Mastuah berharap, RPA Pringsewu bisa menjadi perpanjangan tangan dari DPRD. Sehingga bisa menuntaskan PR-PR terkait perempuan, dan anak.

“Pertama cara kita meminimalisir, menuntaskan dan menghapuskan diskriminasi terhadap anak dan perempuan. Sehingga menghasilkan perempuan yang mandiri, support ,dan menghasilkan anak-anak yang bahagia,” pungkasnya. (*/ Humas Media RPA)

Facebook Comments