ISPI Lampung Siap Dukung Pengembangan Plasma Nuftah

  • Whatsapp

Bandar Lampung –Pengurus Wilayah Perkumpulan Insinyur dan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Provinsi Lampung siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendukung program petani berjaya yang didalamnya termasuk sektor peternakan.

Dukungan utama ini dalam pengembangan dan pelestarian beberapa ternak lokal (plasma nutfah) Lampung, seperti kambing saburai, sapi krui, dan kerbau lokal lampung.

Hal itu disampaikan Ketua PW ISPI Lampung, Aris Susanto, saat audiensi dengan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi di Mahan Agung, Bandar Lampung, Senin, 1 Maret 2021.

Aris mengatakan ISPI Lampung mempunyai tiga program unggulan, yakni ISPI mengabdi dan berbagi yang diwujudkan dengan kegiatan kampanye gizi, ISPI mengajar, Seminar, ISPI pendamping peternak dan pemeriksaan hewan kurban. Program pengembangan plasma nuftah Lampung juga turut dijadikan sebagai program andalan.

Baca Juga :  Kabar Duka, Rektor Itera telah Meninggal Dunia

Di samping itu, pihaknya juga akan bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemprov dalam mendukung program kartu petani berjaya. Termasuk juga bekerja sama dengan perguruan tinggi, organisasi profesi sejenis dan perusahaan bidang peternakan.

“Program kerja PW ISPI Lampung periode 2021-2026 membutuhkan dukungan dari Gubernur Lampung, sejalan dengan slogan kami, yaitu ISPI sinergi dan kolaborasi,” kata alumni Jurusan Peternakan Universitas Lampung itu.

Untuk itu, pihaknya memohon kesediaan Gubernur Lampung untuk menghadiri pelantikan pengurus ISPI Lampung pada 10 Maret 2021.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, mengapresiasi dukungan PW ISPI terhadap program petani berjaya. Dia menilai, program kartu petani berjaya bisa memacu Lampung untuk terus menjadi lumbung pertanian dan ternak.

Baca Juga :  Deputi Sarpras & Siskom Basarnas Tinjau Kesiapan KN Basudewa dan Alat Utama SAR Lampung

“Jadikan Lampung menjadi motor penggerak peternakan di Indonesia. KPB ini menghubungkan semua kepentingan pertanian untuk mencapai kesejahteraan petani dan semua pihak yang terlibat dalam proses pertanian dan peternakan secara bersama-sama mulai dari petani/peternak, supplier, distributor, perbankan, konsumen dan pemerintah,” kata dia. (Rls)

Facebook Comments