Himapel Ancam Demo Jilid 2 jika Tuntutannya Tidak Direspon

  • Whatsapp

Saumlaki – Ancaman Rencana demo jilid Dua oleh Himpunan Mahasiswa Pemuda Lelemuku (HIMAPEL) Ambon jika apa yang menjadi tuntutan, mereka tidak di respon dengan baik oleh Penyidik Kejaksaan Tinggi dan Polda Maluku.

Ketua Himapel Ambon Niko A. Saulahirwan saat di hubungi media ini lewat telpon selulernya selasa, 13/10/2020 mengatakan Rencana Demo jilid 2 yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat jika tuntutan mereka tidak direpon atau tidak di tanggapi oleh Aparat Penegak Hukum.

Menurut Niko A. Saulahirwan, “dugaan kasus Makrak Proyek Taman kota Saumlaki yang dikerjakan oleh PT. Inti Artha Nusantara dengan biaya, Rp. 4.512.718.000. yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) APBD Kabupaten Kepulauan Tanimbar tahun Anggaran 2017.”paparnya.

Baca Juga :  Pembangunan Bermacam Monumen, Kesehatan Di KKT Terabaikan

“Dugaan Proyek Makrak ini, diprediksi merugikan keuangan Negara milyaran Rupiah, sayangnya pasca Kejati Maluku melakukan penanganan untuk naikan status oleh tim penyidik pada November 2019 lalu, satu tersangkanyapun belum juga di ketahui,” Tegasnya,

Selain itu, Himapel mempertanyakan Kejati Maluku terhadap disposisi 5 Laporan DPRD KKT Periode 2014-2019.

Jika nantinya tuntutan ini dalam waktu dekat tidak direspon atau di tanggapi dengan baik maka kami akan kembali buat aksi turun jalan untuk, mempertanyakannya kembali hingga tuntutan kami dapat direspon.

Hingga saat ini, sejumlah proyek mangkrak yang bermunculan di media Cetak maupun di media Online akhir-akhir ini telah merugikan dan meresahkan masyarakat Kepulauan Tanimbar sehingga proses Hukun terhadap sejumlah kasus tersebut dapat berjalan, agar keuangan Negara dapat di kembalikan.

Baca Juga :  Peringati Hari Pangan Sedunia, SKK dan KKKS Lakukan Sejumlah Rangkaian Kegiatan

Niko meminta kepada semua pihak khususnya masyarakat Kepulauan Tanimbar untuk mendukung aksi Demo mereka untuk kebaikan dan perbaikan Daerah duang Lolat tersebut. (MG)

Facebook Comments