Hidir Tak Segera Diganti, Hak Kader Dikebiri 

  • Whatsapp
Sejumlah pengurus dan kader GP) Ansor Lampung mendesak agar Pengurus Pusat GP Ansor segera menerbitkan surat perintah untuk PW GP Ansor Lampung agar segera menggelar konferwil

BANDAR LAMPUNG – Sejumlah pengurus dan kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor Lampung mendesak agar Pengurus Pusat GP Ansor segera menerbitkan surat perintah untuk PW GP Ansor Lampung agar segera menggelar Konferensi Wilayah (konferwil). Hal tersebut lantaran SK kepengurusan Hidir Ibarahim priode kedua telah berahir terhitung 2020 lalu.

Wakil Ketua PW GP Ansor Lampung yang juga mantan Ketua PC GP Ansor Bandarlampung, H Juanda mengatakan, PP GP Ansor harus segera mengambil langkah konkrit. Sebab, kata dia, tidak boleh ada kekosongan kepemimpinan dalam organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama (NU) itu.

“Ya, harus segera konferwil. PP harus segera terbitkan surat perintah agar segera gelar Muswil, ini berkaitan dengan keberlangsungan perkaderan Ansor Lampung,” kata Juanda.

Baca Juga :  Gaji 5000 Honorer Pemkot Bandar Lampung Belum Dibayar, BALAK " Bunda Eva Mohon Kebijakan Untuk Mereka"

Sebab, tambah Juanda, akan banyak kader yang kehilangan haknya sebagai kader jika Muswil tak digelar tahun ini. Utamanya, jelas dia, hak untuk mencalonkan diri sebagai ketua. Karena, untuk mencalonkan diri sebagai ketua wilayah ada batasan usia, yakni berusia tidak boleh lebih dari 41 tahun.

“Ada sejumlah nama yang muncul saat ini terancam gugur dan tidak bisa mencalonkan diri, diantaranya

Tajudin M Nur, Budi Hadi Yunanto yang telah memenuhi syarat pada jenjang perkaderan. Namun karena usianya sudah 41 tahun, dan ahir tahun 2021 masuk 42 tahun, maka gugur,” jelas Juanda.

Sebenarnya, tambah mantan Ketua DPC PKB Bandarlampung itu, dalam AD/ART Ansor, sudah jelas bahwa kepengurusan di batasi hanya 1 priode. Nah, untuk Hidir Ibrahim sendiri sudah 2 priode. Hal itu, karena ada kelonggaran untuk Lampung .

Baca Juga :  Seorang Ayah di Bandar Lampung Tega Lakukan Ini ke Anaknya

“Nah, sudah 2 priode kok mau nambah 1 priode lagi. Memangnya sudah tidak ada kader lain?” tegas dia.

Untuk itu, Juanda meminta agar PP GP Ansor segera mengambil sikap. Jika tidak, dirinya dan beberapa pengurus lainnya akan terus melakukan protes keras ke PP Ansor.

“Ya, sebagai langkah penyelamatan organisasi tentu kami akan protes PP GP Ansor jika tidak segera ada Muswil di tahun ini,” pungkasnya. (***)

Pos terkait