Hearing DPRD Lampura Terkait Indikasi Pemalsuan Tanda Tangan Kades oleh Oknum Petugas Puskesmas Kali Balangan

  • Whatsapp
Situasi Hearing Komisi IV DPRD Lampung Utara

Lampung Utara – Menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya, terkait dengan indikasi dugaan pemalsuan tandatangan Kepala Desa, di Kecamatan Abung Selatan Kabupaten Lampung Utara, semakin menyulutkan perhatian publik.

Adapun dugaan sebelumnya hanya sebatas pemalsuan tandatangan , namun setelah di telusuri media ini, sangat di yakini telah terjadi ada dugaan pemalsuan tandatangan korban-korban lainya, dalam kegiatan Surveilans tahun 2021.

Kegiatan Surveilans adalah kegiatan pengamatan yang dilakukan secara terus menerus dan sistematis. Berupa pengumpulan data, pengolahan, analisa data,interpretasi dan di seminasi informasi terhadap kejadian dan di stribusi penyakit beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya pada masyarakat.

Selanjutnya kegiatan lainnya dalam pencegahan pemantauan kasus di kegiatan 1.R.1.J dan (P.I) Pemeriksaan Jentik DBD.

Dari beberapa kegiatan di maksud di senyalir kuat dugaan,telah ada pemalsuan beberapa nama,yang termuat dalam laporan pemeriksaan di masyarakat SPJ fiktif.

Dugaan di perkuat terjadi benar adanya dugaan pemalsuan tandatangan Kepala Desa, tersorot kamera media ini.

Dalam situasi Hearing Komisi IV DPRD Lampung Utara, yang di pimpin langsung oleh Ketua Komisi IV Hi.Arnol Alam, Senin, 25 Oktober 2021.

Menurut Hi.Arnol Alam, “Hearing yang di gelar ini untuk menindaklanjuti laporan pengaduan masyarakat,terkait dengan dugaan indikasi pemalsuan tandatangan Kepala Desa, yang di lakukan oleh oknum petugas Puskesmas Kalibalangan,”

“Dalam kegiatan supervisi Perjalanan Dinas,yang di pergunakan untuk LPJ mencairkan Dana Bantuan Operasional BOK pada tahun anggaran 2021 sebesar 114 ,” kata Arnol.

Arnol menambahkan hasil dari keputusan hearing, akan di buatkan rekomendasi agar segera di dalami dan di tindaklanjuti APIP Inspektorat Lampung Utara,karena sesuai dari hasil hearing Kepala Puskesmas telah mengakui hal tersebut bahwa benar adanya,” pungkas Arnol.

Serupa di sampaikan oleh Imam Irbanwil III Inspektorat Lampung Utara bahwa “Dalam permasalahan indikasi dugaan pemalsuan,kami Inspektorat Lampung Utara sedang bekerja dan nanti hasilnya akan di buatkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP),” singkat dia.

Sementara Kepala Puskesmas Kalibalangan, Ani Yusti Wara tidak banyak memberikan komentar pada media ini, hanya mengatakan “Terkait persoalan di maksud sudah di tangani oleh Inspektorat,kita tunggu saja hasil dari Inspektorat,” ujarnya. (*)

Pos terkait