Hari Pertama Tes SKD CPNSD Minus 69 Peserta

  • Whatsapp

TANGGAMUS – Hari pertama tes seleksi kompetensi dasar calon pegawai negeri sipil (SKD CPNS) Tanggamus berlangsung lancar tanpa ada kendala. Namun, dari 1.000 peserta, 69 di antaranya tidak hadir dalam tes yang dilaksanakan di SMK Yadika, Pagelaran, Pringsewu, Minggu (16/2/2020).

Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tanggamus Aan Derajat, kegiatan SKD CPNS dibuka Wakil Ketua Panitia Seleksi Daerah (Panselda) Jonsen Vanisa yang juga Asisten III Pemkab Tanggamus.
“Kegiatan tes seleksi dasar pada hari ini berjalan mulus tanpa ada kendala sesuatu apa pun berkat kerja sama yang baik dari Panselda dan unsur aparat keamanan,” ujarnya.

Baca Juga :  Dandim 0410/KBL Tinjau Kegiatan Asnik Ranmor, Senjata dan Munisi oleh Tim Harpal

Dari 1.000 peserta tes SKD, 69 peserta dinyatakan gugur karena tidak hadir dan datang terlambat. Karena itu, diimbau kepada para peserta untuk hadir 1 jam lebih awal sebelum waktu yang ditentukan. Hal ini guna menghindari terjadinya keterlambatan yang secara otomatis akan menggugurkan peserta tes.

“Jadi kami mulai jam 08.00 WIB, maka pukul 07.55 itu secara otomatis sistem akan mati. Tidak ada toleransi,” katanya.

Jika peserta belum mengonfirmasi kehadirannya, akan dinyatakan gugur. Demikian pula dengan kerapian dan kelengkapan data administrasi peserta. Peserta wajib mengenakan pakaian putih, celana hitam, sepatu warna gelap serta jilbab hitam bagi yang berhijab. Kemudian membawa identitas diri berupa kartu tanda penduduk (KTP).

Baca Juga :  Diskominfo Pesibar Gelar Bimtek PPID 2021

“Tadi ada satu peserta yang tidak membawa KTP. Dia hanya menunjukkan SIM sehingga terpaksa harus digugurkan karena dibutuhkan nomor induk kependudukan (NIK) di KTP,” ujarnya, seperti dilansir dari Lampost.co.

Peserta diperbolehkan membawa surat keterangan (suket) dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil jika belum memiliki KTP.

Dia mengimbau para peserta yang akan mengikuti SKD CPNSD agar benar-benar memperhatikan aturan yang sudah ditetapkan pemerintah. Hal ini demi kelancaran dan kenyamanan peserta saat menjalani seleksi dasar selama 90 menit. (*)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.