Hambat Pekerja Proyek, Anggota Dewan Waykanan Dipolisikan

  • Whatsapp
surat laporan : LP/B/315/VI/2021/SPKT/Polres.WK/ Polda Lampung. Foto: ist

WAYKANAN – Insiden penyetopan mobil yang membawa material PT Prinando Aksal Karya oleh anggota DPRD Waykanan berbuntut panjang. Karyawan perusahaan PAK akhirnya melaporkan anggota dewan ke Polres Way Kanan.

Laporan polisi di buat pada Sabtu (12 Juni 2021 dengan nomor surat laporan: LP/B/315/VI/2021/SPKT/Polres.WK/ Polda Lampung.

Laporan polisi disampaikan oleh karyawan PT Prinando Aksal Karya, didamping oleh dua orang saksi (supir mobil material). Terlapor atas nama Wilma Padli dengan tuduhan perbuatan tidak menyenangkan yang terjadi di lokasi di Dusun Way Kawat Kampung Sangkaran Bakti Kecamatan Blambangan Umpu.

Dalam laporan disebutkan, pada Sabtu (12/6) diketahui mobil pelapor distop oleh anggota DPRD Waykanan sekitar pukul 09.30 Wib, di dusun Simpang Way Kawat.

Baca Juga :  Bupati Tubaba Terima Kunker PWNU Provinsi Lampung

Saat itu anggota dewan WP berkata, “Mobil masuk tidak boleh bongkar, kalian jangan membusungkan dada, hebat kamu belum tentu … kalau kamu orang maksa saya kumpulkan massa, iris telinga saya ini kalau gak kumpul.”

Atas kejadian tersebut pelapor merasa disusahkan atau dipersulit sehingga pelapor melaporkan ke Polres Waykanan.

Ini adalah salah satu riak-riak dari proyek yang diadakan oleh Dinas PU Kabupaten Waykanan, seperti yang ramai ditulis dalam kolom komentar di Facebook yang memuat video insiden penyetopan kendaraan tersebut. (YN)

Facebook Comments