Gubernur Ansar Luncurkan Program Bansos untuk Keluarga Tidak Mampu Terkonfirmasi Covid19

  • Whatsapp
Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad secara resmi meluncurkan program Bansos bagi warga terkonfirmasi covid-19

Tanjungpinang — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus berupaya untuk meringankan beban ekonomi, yang dirasakan masyarakat akibat dari pandemi Covid-19. Salah satu upaya tersebut adalah peluncuran Program Bantuan Sosial (Bansos) untuk Keluarga tidak mampu yang terkonfirmasi Covid-19 di Kepulauan Riau. Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad secara resmi meluncurkan program ini dari Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Senin (09/08/2021).

Semenjak diberlakukan PPKM level IV dan level III di Kepulauan Riau, Gubernur Ansar telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 31 tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Bantuan Sosial kepada Keluarga Terkonfirmasi Covid-19.

“Karena pandemi ini bukan hanya berdampak pada kesehatan. Tetapi juga berdampak pada ekonomi masyarakat, yang paling nyata adalah menurunnya daya beli masyarakat,” ucapnya.

Ia memaparkan kriteria penerima bantuan sosial dari Pemprov Kepri adalah keluarga positif Covid-19 yang memiliki pendapatan harian, kepala keluarga yang terkena PHK, lansia, disabilitas, dan keluarga rentan miskin. Adapun jumlah bantuan yang diberikan adalah satu juta rupiah bagi keluarga yang terkonfirmasi Covid-19. Dan tiga juta Rupiah bagi anggota keluarga yang meninggal dunia akibat Covid-19.

Baca Juga :  Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H, Polsek Bukit Bestari Bersihkan Masjid

Gubernur Ansar melanjutkan bantuan ini selanjutnya akan diberikan langsung kepada keluarga tidak mampu yang terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga ketika mereka menjalani  isolasi mandiri (isoman) selama 14 hari tidak akan keluar rumah lagi untuk mencari biaya hidup sehari-hari.

“Jadi dengan bantuan tersebut tidak perlu lagi keluar rumah, dan tidak semua keluarga yang terkonfirmasi positif yang menerima. Hanya yang sudah sesuai dengan kriteria tersebut,” lanjutnya.

Data penerima bantuan sosial tersebut dijelaskan oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Kepri Doli Boniara adalah data yang terverifikasi dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial. Dari tanggal 26 Juni sampai dengan 2 Juli 2021, data keluarga yang menerima bantuan tersebut untuk kategori terkonfirmasi positif Covid-19 adalah 154 keluarga. Sementara penerima bantuan sosial untuk kategori meninggal dunia dari 8 Juli sampai dengan 2 Agustus 644 orang.

Baca Juga :  Danrem 033/WP Launching BTPKLW - TNI untuk 5.500 Warga

Bagi yang tidak terdata dalam DTKS, maka Gubernur Ansar sudah memberikan instruksi agar cukup menggunakan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan. Namun harus dipastikan oleh RT dan RW warga tersebut apabila memang warga tersebut layak menerima bantuan sosial.

“Akan tetapi dengan pengawasan yang harus benar-benar jelas,” imbuh Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar juga mengingatkan kepada seluruh Bupati/Walikota yang hadir secara virtual agar mengawasi sampai dengan tingkat Lurah/Kepala Desa agar tidak ada pihak yang mengambil keuntungan dari bantuan sosial tersebut. Karena bantuan sosial ini harus diberikan tepat sasaran kepada mereka yang sangat membutuhkan.

Selain bantuan sosial, Pemerintah Provinsi Kepri juga berencana memberikan bantuan UMKM bekerjasama dengan Bank Riau Kepri. Skema bantuan UMKM tersebut adalah subsidi bunga, artinya Pemprov Kepri akan menanggung biaya bunga dari pinjaman tersebut. Sehingga masyarakat hanya mencicil pinjaman tersebut tanpa ditambah dengan biaya bunga.

Baca Juga :  Lanud RHF Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H

“Saat ini sedang kita godok MoU-nya dengan Bank Riau, semoga dengan bantuan sosial dan bantuan modal UMKM serta bantuan-bantuan yang lainnya bisa meringankan beban ekonomi masyarakat,” tutup orang nomor satu di Kepulauan Riau tersebut. (BD)

 

Pos terkait