GEMAPSI Laporkan Penjualan Foto Berdampak Mark Up Dan Kerugian Keuangan Negara ke Polres Simalungun

  • Whatsapp
GEMAPSI Laporkan Penjualan Foto Berdampak Mark Up Dan Kerugian Keuangan Negara ke Polres Simalungun

Simalungun – GEMAPSI secara terbuka melakukan pelaporan kepada Polres Simalungun atas tidak pidana dugaan korupsi penjualan foto bupati dan wakil Bupati Simalungun karena menggunakan dana BOS yang diduga telah melakukan Mark Up dan merugikan keuangan Negara.

Laporan tersebut, disampaikan GEMAPSI ketika melaksanakan kunjungan ke Polres Simalungun setelah selesai melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Simalungun dan kantor DPRD Simalungun, Selasa (16/11/2021).

Pada laporan, juga dikaitkan permintaan agar bapak Kapolres Simalungun segera mengusut , memeriksa laporan dan pengaduan kami atas dugaan korupsi penjualan foto bupati dan wakil Bupati Simalungun karena menggunakan dana BOS yang diduga telah melakukan Mark Up dan merugikan keuangan Negara.

Pengusutan dan pemeriksaan laporan pengaduan dugaan korupsi dari maraknya berjualan di Simalungun saat ini sangat penting karena setelah berjualan foto, telah ada lagi berjualan – berjualan lain seperti jual Spanduk , jualan atribut , jualan buku guru kelas , dan jualan majalah Haroan Bolon.

Kami yakini apabila Kapolres Simalungun tidak mengusut dugaan korupsi di Simalungun, khususnya maraknya berjualan maka pada masa yang akan datang akan ada lagi berjualan berikutnya seperti baju olah raga, baju batik, dan jualan – jualan lainnya, ujar Anthony Damanik, ketua GEMAPSI.

Mendengar pengaduan dan permintaan GEMAPSI, Kompol Suryanto, Kabag OPS Mapolres Simalungun, menyampaikan bahwa apa yang disampaikan oleh GEMAPSI akan segera disampaikan kepada Kapolres Simalungun. (Fp)

Pos terkait