Gelar Sosialisasi Pengawasan, Bawaslu Gandeng Pemuda

  • Whatsapp
PESISIR BARAT – Bawaslu Kabupaten Pesisir Barat, gelar sosialisasi kepengawasan dengan mengangkat tema “Sosialisasi Pengawasan Pemilih Bersama Pemilih Pemula Pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pesisir Barat”. Acara tersebut berlangsung di Hotel Sartika Guest House. Senin(09/10/2020)
Acara tersebut digelar dalam rangka meningkatkan kesadaran generasi muda dalam pelaksanaan Pilkada yang akan dilaksanakan di Pesisir Barat pada 9 Desember 2020 mendatang.
Sosialisasi ini dihadiri sekitar 40 orang pelajar dari berbagai sekolah menengah atas yang berada di Pesisir Barat.
Dalam sambutan ketua Bawaslu Irwansyah, S.H.I, berharap dengan mengikuti sosialisasi ini, para peserta sosialisasi –pemilih pemula, mengetahui perannya dalam menyukseskan pemilu dan informasi yang didapatkan dari acara ini dapat diterapkan di lingkungan sekitarnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan mengenai pentingnya untuk memilih pemimpin yang baik dan tidak terlibat dalam praktek politik uang.
“Karena biasanya pemimpin yang menggunakan politik uang cenderung menjadi koruptor karena ia akan berusaha untuk mengembalikan uangnya ketika nanti menjabat,” kata Irwan
Koordinator Divisi Humas dan Hubal Bawaslu Pesisir Barat, Heri Kiswanto, S.Sos.I yang Akrab disapa HK. Dalam sesi pertama ini, HK menyampaikan generasi muda juga bisa memiliki pengetahuan politik.
“Jangan sampai pengetahuan politik hanya diketahui oleh orang-orang dewasa atau tamat kuliah,” katanya.
Untuk menyukseskan pelaksanaan Pilkada bawaslu tentu membutuhkan bantuan masyarakat untuk menyukseskan dan mengawasi Pilkada yang akan dilakukan.
“Kita maunya pilkada demokratis, jujur adil sesuai dengan undang-undang, maka dengan bantuan masyarakat, maka jadilah barang ini,” katanya.
HK menyebutkan terbatasnya personil Bawaslu dalam mengawasi ribuan orang. Maka ia mengharapkan generasi muda –terutama peserta yang hadir, dapat menjadi seperti “influencer” bagi bawaslu dalam hal penyampaian pesan-pesan tentang pengawasan pemilu.
Terakhir, HK menyampaikan harapannya para peserta sosialisasi dapat menjadi relawan di lingkungannya masing-masing. Bawaslu membutuhkan keterlibatan masyarakat, dalam hal ini para pemilih pemula, karena adanya keterbatasan personil dalam pemilihan.
Bawaslu memiliki dua tugas utama yaitu; pencegahan dan penindakan. Pencegahan bisa dilakukan apabila kejadian itu disaksikan, berhubungan dengan keterbatasan anggota, maka dibutuhkan bantuan masyarakat untuk memberikan laporan kepada Bawaslu. Mengajak untuk ikut aktif dalam pengawasan. Harapnya. (Ref)
Facebook Comments
Baca Juga :  Wadanlantamal IV Tanjungpinang Anjangsana Kepada Pelaku Sejarah Pertempuran Laut Arafuru