Gelar Dialog PC PMII Balam Kupas Isu Berkedok Agama

  • Whatsapp

BANDAR LAMPUNG – Tepis isu berkedok agama ditengah era modernitas, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC-PMII) Bandarlampung gelar Dialog keagamaan bertemakan “Islam dan Modernitas” bekerja sama dengan Kanwil Kementrian Agama Provinsi Lampung, yang berlokasi di Hotel Andalas. Sabtu(12/09/2020).

Dalam dialog tersebut PMII menghadirkan 4 narasumber, yakni Kanwil Kemenag Lampung, PW GP ANSOR Lampung, PW NU Lampung, dan MUI Lampung.

Sedangkan untuk peserta dialog tersebut, berasal dari masing-masing perwakilan pengurus PMII dibawah naungan PC PMII Se-Bandarlampung, dengan jumlah 40 orang peserta.

Dalam sambutanya saat pembukaan Luqmanul Hakim perwakilan dari Kanwil Kemenag Lampung juga menyampaikan, bahwa kegiatan ini sebagai upaya dalam rangka menciptakan dan memberikan media pembelajaran, bagaimana agar dapat menciptakan masyarakat yang toleran.

Baca Juga :  Pjs. Bupati Pesisir Barat Monitoring Kinerja dan Pelayanan OPD

“Dialog dilakukan untuk mencari kesamaan diantara kita dan belajar bagaimana menciptakan masyarakat yang lebih toleran dan mengedepankan keharmonisan dalam berbangsa dan bernegara,” kata Luqmanul Hakim selaku kepala bidang Penerangan Agama Islam Kemenag Provinsi Lampung.

Proses perjalanan dialog tersebut itu juga membahas isu-isu keagamaan yang tengah hangat menjadi perhatian diera New Normal ini, khususnya ditengah arus modernitas saat ini.

“Sebagai dampak laju perubahan baik itu informasi dan sistem komunikasi tidak saja sulit disaring, apalagi dibendung, maraknya isu-isu keagamaan yang terkemas oleh media hari ini harus terfilter secara mendalam oleh anggota dan kader PMII, maraknya ujaran kebencian berkedok agama harus ditepis rapih oleh kader-kader pergerakan hari ini”, pungkas Raden Yusron selaku ketua Cabang PMII Bandarlampung, kepada peserta dialog.

Baca Juga :  Plt. Kadis Kominfo Pesibar Hadiri Acara FGD Program Smart Village Di Bandar Lampung

Gondes sapa akrab ketum PMII Bandarlampung itu juga menyampaikan, Jika anggota dan kader PMII masih terkurung oleh pola lama, tanpa mengikuti arus modernitas, maka disitulah kita ketinggalan satu langkah dalam membumikan islam Ahlusunnah Wal Jamaah yang Rahmatan Lil Alamin,” tutup Gondes. (Ref)

Facebook Comments