Gegara Sumur, Adik Ipar Aniaya Kakak Ipar dengan Kayu

  • Whatsapp
Seorang warga Ds Dukuh Lumpang, Desa Bantarbolang, Kecamatan Bantarbolang Tega menganiaya kakak iparnya menggunakan kayu, hingga di jebloskan dalam Penjara,Selasa (18/05/2021). Foto: Trisnanto

Pemalang – Berselisih paham masalah Sumur, Seorang warga Ds Dukuh Lumpang, Desa Bantarbolang, Kecamatan Bantarbolang Tega menganiaya kakak iparnya menggunakan kayu, hingga di jebloskan dalam Penjara, Selasa (18/05/2021).

Suhwati 49 tahun beralamat di Dk Lumpang harus menahan sakit lantaran pipi sebelah kiri dihantam oleh adik iparnya EDN (39)dengan menggunakan sebilah kayu jati yang telah di belah, hinga ia pingsan dan menerima Delapan jahitan.

Kapolsek Bantarbolang Kompol Abdul Kholik, melalui Kanit Reskrim Bripka Riski Aditya Prastowo membenarkan hal tersebut, bahwa Tim nya telah mengamankan warga Dukuh Lumpang Desa Bantarbolang dirumahnya pada Selasa (18/05/2021), berkat adanya laporan korban bahwa dirinya telah dianiyaya oleh Adik iparnya.

Baca Juga :  Alat Berat Terus Dipacu Guna Percepatan Pembuatan Badan Jalan TMMD Ke-111 Kodim 1010/Tapin

“Setelah kita dalami, motifnya karena selisih paham masalah letak sumur yang digunakan bersama. Menurut tersangka beberapa saat yang lalu terjadi kesepakatan akan membuat sumur baru ,tapi kakak ipar korban menyanggupi kalo sudah musim kemarau, karena emosi tersangka kemudian menganiyaya kakak iparnya dibelakang rumah dengan menggunakan sebilah kayu hingga terluka,” ujar Kanit Reskrim.

“Bersama tersangka kita amankan barang bukti sebilah kayu jati berukuran 60 cm dengan diameter 7 cm, dan baju batik yang di gunakan. Atas kasus tindak pidana Penganiayaan, tersangka kita tuntut dengan Pasal 351 KUHP dengan hukuman paling lama Dua tahun Penjara,” Pungkas Kanit Reskrim. (Tris)

Facebook Comments