Enam Pucuk Senjata Api di Sita Intelkam Polda Lampung, Ko Ahan Masih Bebas

  • Whatsapp
foto istimewa/blg

Bandarlampung–Buntut kasus penembakan Kapal nelayan menggunakan peluru tajam senjata api di seputaran pulau condong laut, perairan pantai Way Ratai Provinsi Lampung, Direktorat Intel Polda Lampung bergerak cepat mengamankan enam pucuk senjata api Laras panjang dan laras pendek milik Handy Saputra alias Ko Ahan anggota krakatau Shooting Club binaaan Perbakin Lampung.

Dir. Intelkam Polda Lampung Kombes Pol Drs Amran Ampulembang melalui pesan WhatsApp mengungkapkan bahwa senjata api Ko Ahan telah di amankan oleh pihak kepolisian.

“Senjata yang bersangkutan sudah diamankan, kasus dalam proses Ditreskrimum (Maksudnya Dirpolairud)” Ujar Amran kepada wartawan.

Saat ditanya lebih jauh mengenai pencabutan ijin senjata api, Dir. Intelkam menjawab secara diplomatis.

Baca Juga :  Tinjau Sejumlah Jalan Provinsi, Pemprov Lampung Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berjalan Baik

“Masih dalam proses lidik, kasus sebenarnya seperti apa” ujar Amran kembali

Selanjutnya, Wartawan mengkonfirmasi tentang perkembangan penanganan perkara ini dan mempertanyakan mengenai mengapa terlapor tidak dilakukan tindakan penahanan, Kasubdit Gakum Ditpolair Polda Lampung AKBP Reza Pahlevi pun meminta agar awak media dapat menanyakan hal tersebut kepada Kabid Humas Polda Lampung.

“Tanyakan ke Kabid Humas saja mas”. Ujar Kasubdit Gakum secara singkat.

untuk memperjelas penanganan perkara ini pun wartawan mengkonfirmasi melalui sambungan seluler kepada Kabid Humas Polda Kombes Zahwani Pandra, dan menerangkan bahwa penahanan terhadap terlapor merupakan wewenang penyidik.

“Saya belum dapat informasi perkembangan tentang informasi tersebut, tapi yang bisa saya jawab, mengenai penahanan itu wewenang nya ada di penyidik, untuk pertanyaan lainnya bisa di tanyakan langsung ke kasubdit gakum atau Dir Polairud”. Ujar Kabid Humas Polda Lampung Menjelaskan kepada media ini melalui sambungan telepon.

Baca Juga :  Pengacara Juanda Basri Akui inisiatif Perdamaian Dari Dirinya

Sampai berita ini di turunkan pihak redaksi sudah mencoba menghubungi Dir Polairud Polda Lampung Kombes Sis Mulyono, namun pesan WhatsApp redaksi tidak balas, melalui seluler juga tidak di angkat, begitu juga saat dihubungi seluler milik Ko Ahan dalam keadaan tidak Aktif, pesan WhatsApp juga tidak di balas. (adien/*)

Facebook Comments