Dugaan Fee Proyek 2,5 M, Kejati Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti ke Kejari Pringsewu

  • Whatsapp
Kejati Lampung limpahkan kasus Bambang Urip Tri Martono dan kuasa hukumnya yalva Sabri SH .ke Kejari Pringsewu.

PRINGSEWU – kasus dugaan fee proyek di kabupaten Pringsewu tahun 2019 masuk ke babak baru , Kejaksaan Negeri Tinggi (Kejati) Lampung melimpahkan tersangka dan Barang bukti ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu terkait perkara dugaan fee proyek 2,5 miliar, Senin (1/11/2021).

Kedatangan Bambang Urip Tri Martono di Kejari Pringsewu didampingi kuasa hukum Yalva Sabri, SH, sebagai pelimpahan kasus fee proyek yang ada di kabupaten Pringsewu beberapa waktu yang lalu.a

Dirinya (Bambang Urip TM) saat di konfirmasi awak media, mengaku tidak membantah soal dugaan fee proyek tersebut atas restu dari Wakil Bupati Pringsewu untuk menerima sejumlah ijon dari rekanan.

Menurutnya, ia bekerja sebagai kepala rumah tangga di rumah dinas Wakil Bupati setempat. Selain ijon proyek, Bambang Urip TM menerima satu unit mobil roda empat merek Toyota Vellfire dengan plat nomor polisi B 2904 SBR.

Baca Juga :  Kejati Lampung Kembali Panggil 4 Saksi Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI

Dari jumlah dugaan fee proyek yang dikumpulkan oleh Bambang Urip TM sebesar Rp 2,5 miliar .

Saat disinggung soal siapa yang memerintahkan dirinya, Bambang Urip hanya menjawab tanyakan sama beliau (wakil Bupati Pringsewu)

“Silahkan tanya langsung sama dia (Fauzi, Wakil Bupati Pringsewu),” seraya dengan nada cetus Bambang Urip TM,saat di konfirmasi di depan kejaksaan Pringsewu, Senin  (1/11/2021).

Ditempat sama, Yalva Sabri, SH Kuasa Hukum dari Bambang Urip TM menjelaskan, Kliennya ditetapkan oleh Polda Lampung terkait dugaan tipu gelap yang kemudian di limpahkan ke Kejati Lampung.

“Hari ini, kliennya limpahkan ke Kejari Pringsewu guna memudahkan proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Agung,” jelas Yalva Sabri ke sejumlah awak media di halaman gedung Kejari Pringsewu di Kompleks perkantoran Pemkab Pringsewu.

Baca Juga :  Kasus KONI Berlanjut, 5 Nama Dipanggil Penyidik Kejati Lampung

Masih kata Yalva Sabri membeberkan, dari rangkaian sejumlah pemeriksaan di Polda Lampung. Kliennya sudah memberikan keterangan mengenai fee proyek yang dikumpulkan, bahkan, kliennya berkali-kali menyebutkan nama Wakil Bupati Pringsewu.

“Untuk lebih lengkapnya nanti di saat persidangan di PN Kota Agung, siapa inisiator dan yang memerintahkan Bambang Urip TM,” pungkasnya. (Her)

Pos terkait