DPT Jadi PR Bawaslu Lampung

  • Whatsapp

BANDARLAMPUNG- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Lampung menggelar workshop eksaminasi peraturan perundangan dengan tema ‘Hambatan, Tantangan, dan Rekomendasi Kebijakan dalam Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020’ di Hotel Emersia, Kamis (7/11).

Dekan Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung, Khairuddin Tahmid, menuturkan, banyak aspek pilkada serentak yang harus dipersiapkan, untuk meminimalisir permasalah yang akan dihadapi.

“Pelanggaran politik uang, manipulasi suara, data pemilih, kampanye terselubung dan sebagainya yang meliputi pelanggaran administrasi, pelanggaran pidana pemilu dan pelanggaran kode etik aspek pengawasan,” ungkapnya.

Sementara itu Komisiner Bawaslu Provinsi Lampung Devisi Humas dan Hubungan Antar Lambaga Muhammad Teguh, mengaku, banyak sekali permasalahan pilkada serentak 2020, yang harus diantisipasi. Terutama pada Daftar Pemilih Tetap (DPT), yang menurutnya ini menjadi pekerjaan rumah (PR).

Baca Juga :  Aktivis Wanita STKIP PGRI Bandar Lampung Angkat Bicara Soal Darurat Perlindungan Anak dan Kaum Perempuan

“Potensi konflik tak akan pernah selesai ialah masalah DPT karena DPT itu hidup dan selalu ber-ubah-ubah,” kata mantan Komisioner KPU Lampung Timur.

Komisioner KPU Lampung Divisi Partisipasi Masyarakat, Antonius Cahyalana, mengatakan pilkada akan melakukan berbagai persiapan, mulai kesiapan anggaran melalui NPHD di 8 kabupaten/kota yang sudah dilaksanakan. Lalu rekrutmen anggota KPU kabupaten/kota yang tinggal diumumkan 5 orang terpilih oleh KPU RI.

“Data pemilih jadi menjadi isu yang krusial karena selalu ada perbaikan untuk melindungi hak pilih masyarakat,” katanya. (esa)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.