DPRD Desak PUPR Perbaiki Beronjong Gunungkemala Timur

  • Whatsapp

PESISIR BARAT – DPRD Pesisir Barat mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) segera memperbaiki beronjong yang baru selesai dibangun di Pekon Gunungkemala Timur dan Ulukrui Kecamatan Waykrui yang ambrol disebabkan curah hujan tinggi yang mengakibatkan Sungai Waykrui mengalami banjir besar.

Rombongan anggota Komisi II DPRD Pesibar melaksanakan peninjauan didua lokasi pemukiman warga yang terancam tergerus Sungai Waykrui, Selasa (10/12/2019) di Pekon Gunungkemala Timur dan Pekon Ulukrui Kecamatan setempat.

Diketahui, beronjong yang beberapa waktu lalu ambrol dan belum sempat diperbaiki, akhirnya bertambah parah bahkan beronjong yang ambrol semakin panjang akibat besarnya debit air di Sungai Waykrui.
Meski baru selesai di bangun dan masih dalam masa pemeliharaan, beronjong tersebut tidak mampu menahan derasnya aliran Waykrui yang mulai meningkat akibat hujan deras.

Baca Juga :  Sambut Hari Listrik Nasional ke 76, PLN Peduli Bedah 6 Rumah Purnakarya

Anggota Fraksi Nasdem, Hendrik Gunawan, bersama rombongan anggota Komisi II, mengatakan DPUPR dan rekanan pelaksana pembangunan beronjong tersebut diminta untuk bisa segera memperbaiki beronjong yang kian hari bertambah parah itu. “Beronjong itu harus segera di perbaiki, karena selain beronjong yang ambrol itu berdampak pada pemukiman warga juga mulai terancam karena daratan mulai tergerus,” kata dia, seperti dilansir suarapedia.com.

Kunjungan anggota DPDR Pesibar tersebut, untuk menindaklanjuti laporan dan keluhan masyarakat Kecamatan Waykrui yang khawatir bertambah panjangnya kerusakan. “Setelah dilakukan perbaikan, diharapkan kedepannya warga bisa lebih tenang dan kerusakan beronjong tidak bertambah,” jelasnya.

Lanjutnya, sementara di Pekon Gunungkemala Timur sebelumnya memang ada beronjong dilokasi tersebut dan dibangun sejak Pesibar masih bergabung dengan Kabupaten Lampung Barat (Lambar), namun karena kondisinya yang sudah cukup lama, sehingga hanyut terbawa air karena tidak mampu menahan derasnya aliran Waykrui pada Tahun 2017 lalu. “Kita berharap beronjong yang ambrol itu segera diperbaiki kembali, serta kualitasnya ditingkatkan, karena kalau pembangunannya maksimal pasti mampu menahan derasnya aliran Waykrui tersebut,” ujarnya.

Baca Juga :  Kunjungi Lampung, Anggota Ombudsman RI Temui Wakil Gubernur

Sementara itu, Kabid Sumberdaya Air, Ade Kurniawan, mendampingi Kepala DPUPR, Jalaludin, mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu waktu yang tepat untuk memperbaiki bronjong yang amblas di Pekon Gunungkemala Timur tersebut. “Jika kita perbaiki saat ini maka bisa membahayakan petugas, namun kita tunggu waktu yang tepat, paling tidak saat tidak dalam kondisi hujan deras yang bisa membuat debit aliran Waykrui kembali meningkat,” singkat Ade. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.