DPD RI:  Pendidikan Vokasi Sangat Strategis untuk Kesiapan Siswa Memasuki Dunia Kerja

Tulang Bawang – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI),  Abdul Hakim menilai pendidikan kejuruan masih menjadi strategi yang harus terus dikembangkan dan dioptimalkan untuk menjawab kebutuhann dunia usaha dan industri.

“Hanya saja penyelenggara pendidikan vokasi lebih memfokuskan lagi kepada basis minat, bakat dan kemampuan para peserta didik,” Kata Abdul Hakim saat mengunjungi LPP Aero Astra Akademia Unit II Tulang Bawang Belum Lama ini.

Kunjungan Anggota DPD RI Abdul Hakim sebagai bagian tugas pengawasan DPD terhadap penyelenggaraan lembaga pendidikan berbasis kompetensi yang diselenggarakan oleh masyarakat. Rombongan DPD RI diterima langsung oleh Denny Primawan Direktur LPP Aero Astra Akademia.

Menurut Abdul Hakim pendidikan vokasi berbasis kompetensi sudah berjalan dan banyak diterapkan di berbagai lembaga pendidikan kejuruan maupun lembaga pelatihan kursus. Akan lebih baik lagi kalau kompetensi peserta didik dipertajam sesuai dengan minat dan bakatnya.

“Harus focus link and matchnya jangan terlalu banyak beban kurikulum yang harus dijalankan penyelenggara pendidikan,” kata Abdul Hakim.

Akan lebih baik lagi jika focus link and match disesuaikan dengan kebutuhan daya seap dunia usaha dan dunia industri.

Dalam kesempatan yang sama Denny Primawan menilai pasca pandemi dunia direset ulang banyak yg kehilangan pekerjaan dgn ekonomi yg terdampak. diharapkan lebih banyak lagi perhatian dan arah kebijakan ke pendidikan praktis yang mengarahkan ke kompetensi kerja.

Menurut Denny Primawan pelatihan kerja sangat dibutuhkan untuk posisi pekerjaan yang tepat dengan kebutuhan industri. Juga kewirausahaan mandiri. Ketrampilan uuntuk. Umkm sangat penting utk menciptakan lapangan kerja dan penguatan ekonomi

“Sektor pariwisata perhotelan adalah potensi yg dimiliki indonesia yg akan berkembang sebagai sumberdaya yang dapat diperbaharui dan dijaga untuk mendapatkan potensi ekonomi bagi banyak orang,” katanya.

“Tenaga kerja dengan skill mumpuni yang bisa mengisi pasar kerja di luar negeri juga diantara issue tenaga asing masuk. Bukan hanya protes tapi juga action nyata. Karena dunia borderless world bisa ke hotel luar negeri atau kapal pesiar penghasilan added value besar,” kata Denny. (*)

Pos terkait