Ditreskrimum Polda Metro Jaya Akan Menindak lanjut Dugaan Penipuan SPK Palsu

  • Whatsapp

Bekasi – Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Bripka S menanggapi pemberitaan pada Tabloid Nusantara Merdeka News edisi 126 yang berjudul “Dugaan tindak pidana penipuan dengan modal SPK yang di duga fiktif terkait pembangunan jaringan wareless kecamatan dan SKPD kota Bekasi TA.2010 di lanjutkan kembali”

” kami akan lanjutkan kembali laporan polisi. LP/2309/V/2016/PMJ/Ditreskrimum, jika terlapor tidak ada itikad baik (wanprestasi) dalam penyelesaian jalur mediasi yang di telah di sepakati di kantor notaris,” terang penyidik kepada Haluanindonesia.co.id. di Polda metro jaya,selasa (29/9).

Lanjut penyidik Bripka S, kami akan panggil pelapor untuk melengkapi Dokumen asli untuk segera kita gelar perkara.

“Kami mohon kepada pelapor untuk segera melengkapi dokumen yang asli agar proses penyidikan lebih cepat karena kasus ini belum ada penyelesaian,” ucapnya.

Baca Juga :  Bara Aksi Menilai Sekdis Pendidikan Kota Bekasi Jago Berasumsi

Perlu di ketahui adapun awal  perkara yang dilaporkan yaitu :  bahwa pada tanggal 12 Mei 2016, dilaporkan dengan adanya dugaan penipuan dan penggelapan dana milik kliennya ( Cristian/pelapor ) sebesar Rp.1.360.000.500,- , dengan laporan polisi. LP/2309/V/2016/PMJ/Ditreskrimum, namun dengan berjalannya waktu dalam perkembangan penyidikan terlapor yang berinitial VS,  meminta penyelesaian secara kekeluargaan dan terlapor VS siap membayar semua kerugian yang dialami oleh pelapor (Cristian- red), atas dasar permintaan terlapor maka ditempuh jalur mediasi melalui penyidik,” jelas Arifin.

Selanjutnya berdasarkan keinginan terlapor dan pelapor disepakati laporan polisi ditunda sementara untuk penyelesaian melalui jalur mediasi,dari kesepakatan pada tanggal 24 Juli 2016 bertempat di kantor notaris Beny Efran di bilangan fatma wati.
Sampai berita ini di turunkan belum ada itikat baik dari terlapor.

Facebook Comments