Dirazia, Rutan Kelas IIB Krui Nihil Narkotika dan HP

  • Whatsapp

LIWA- Sebanyak 65 personil Polres Lampung Barat dan Polsek Pesisir Tengah bersama petugas pengamanan Rutan Klas IIB menggelar razia untuk menggeledah di Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Krui pada Sabtu malam (14/12).

Kegiatan tersebut bertujuan mencegah dan menindak masuknya barang terlarang terutama narkoba dan handphone. Petugas langsung melakukan penggeledahan di seluruh blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebanyak 11 kamar dengan jumlah 156 orang WBP.

Saat penggeledahan berlangsung, para WBP diminta untuk menghadap ke dinding. Petugas menggeledah semua bagian kamar hunian. Selain kamar hunian laki-laki, petugas juga memeriksa kamar hunian perempuan yang di periksa oleh polisi wanita.

Petugas menggeledah sejak pukul 21.30 sampai dengan 23.00 WIB. Tidak ditemukan barang berupa narkoba dan handphone dalam penggeledahan tersebut.

Baca Juga :  Ketua AWPI Lampung Tegaskan Wartawan Bukan Untuk "Menakuti Dan Ditakuti"

Kapolres Lampung Barat AKBP Rachmat Tri Hariyadi, menerangkan, Polres Lampung Barat sangat mendukung dengan kegiatan-kegiatan yang di lakukan oleh ka rutan untuk melakukan operasi bersama pihak kepolisian khususnya Polres Lampung Barat kepada para pidana baik itu narkoba, alat komunikasi atau yang lainya.

Pihaknya berkolaborasi dengan Kepala Rutan untuk mencegah upaya-upaya tersebut sehingga merazia di Rutan Klas IIB sebanyak 65 personil untuk membackup dari rutan klas IIB.

“Ditemukan barang-barang yang seharusnya tidak ada di dalam rutan, seperti, korek api, silet, ikat pinggang, gunting kuku, roko dan lada. Ini kita lakukan dalam upaya membina hingga kedepan para napi tersebut bisa lebih baik lagi sehingga kedepanya para napi tidak terlibat lagi dengan perkara-perkara pidana. Untuk sementara ini dalam razia tersebut tak ditemukan narkoba atau alat komunikasi,” terang Kapolres.

Baca Juga :  Kasiren Korem 043/Gatam Buka Sosialisasi Bimtek Sisfo TNI AD dan Bimtek Bin Infolahta Semester II 2021

Dia mengimbau para keluarga tahanan apa bila saat menjenguk jangan membawa barang-barang yang berbahanya yang di larang oleh hukum seperti narkoba. “Bila sewaktu saat ditemukan tentunya akan berurusan dengan penegak hukum,” tegas Kapolres.

Sementara Kepala Rutan Kelas IIB Krui, Beni Nurrahman mengatakan, razia besar-besaran ini sesuai dengan arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan untuk melakukan gerakan bersama razia membersihkan seluruh Lapas dan Rutan bebas dari handphone dan peredaran Narkoba. Karenanya, pihak Rutan menggandeng jajaran kepolisian.

“Perintah ibu Dirjen langsung, kalau ada barang bukti telah terjadi pelanggaran harus langsung ditindak. Tentu saja ada sanksinya. Saya tidak mau petugas itu diam saja kalau ada pelanggaran. Kita sepakat bahwa untuk narkoba kita harus bersih,” ujar Beni.

Baca Juga :  Gubernur Arinal Terima Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya

Selain itu Kepala rutan Beni Nurrahman Beni sangat mengapresiasi jajaran Polres Lampung Barat yang sigap merespon permintaan jajaran Rutan untuk melaksanakan kegiatan razia bersama.

“Sebanyak 65 aparat kepolisian diturunkan oleh Kapolres Lampung Barat dalam kegiatan Penggeledahan tersebut,” ucapnya. (Safri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.