Dinkes Antisipasi Kasus DBD Melonjak


Pantau dan Sosialisasi 3 Mplus

BANDARLAMPUNG- Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung mengantisipasi lantaran meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di provinsi setempat. Antisipasi itu dengan sosialisasi dan pencegahan di 15 kabupaten/kota.

“Sehubungan dengan musim hujan yang melanda Lampung, kami telah antisipasi merebaknya kasus DBD di Lampung dengan melaksanakan beragam program yang tertera dalam surat edaran yang telah diteruskan kepada 15 kabupaten/kota tentang kesiapsiagaan peningkatan kasus DBD sejak 31 Oktober 2019,” ujar Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pelayanan Masyarakat Dinkes Lampung, Media Lisna, di Bandarlampung, Rabu (22/1).

Dia menjelaskan, langkah antisipasi peningkatan kasus DBD di 15 kabupaten/kota di Lampung dengan memantau dan menyosialisasikan gerakan masyarakat untuk memberantas sarang nyamuk.

Baca Juga :  Sektor Ekonomi Terdampak Covid-19 Mulai Bangkit Menyerap Kredit

“Untuk mencegah kasus DBD meningkat, kami terus memantau dan sosialisasi 3 Mplus (menguras, menutup, mendaur ulang barang bekas), menanam tanaman pengusir nyamuk dan menyemprotkan cairan anti nyamuk yang rutin setiap hari Jumat dan Minggu,” ujarnya.

Menurutnya, selama tahun 2019 telah ada 5.592 kasus DBD di Lampung, untuk mencegah terjadi penambahan kasus pada tahun 2020 Dinkes Provinsi Lampung telah melakukan beragam upaya salah satunya dengan mendistribusikan bubuk abate ke 15 kabupaten/kota di Lampung.

“Untuk mencegah kami telah mendistribusikan bubuk abate ke 15 kabupaten/kota yang dapat diambil di sejumlah puskesmas setempat tanpa dipungut biaya, ” ujarnya. (ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.