Dinas TPH Salurkan Bantuan Bibit Buah-Buahan

LAMPUNG BARAT – Dalam rangka menyukseskan program pemerintah untuk menjadikan Lampung Barat sebagai kabupaten konservasi, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) tahun ini akan mendistribusikan bantuan bibit buah-buahan kepada masyarakat melalui kecamatan.

Kabid Hortikultura Lampung Barat Patoni mendampingi Kadis Yedi Ruhyadi mengatakan tahun ini melalui APBD akan melaksanakan pengadaan 300 batang bibit buah-buahan.

Bibit itu akan dibagikan kepada masyarakat melalui kecamatan untuk ditanam dilahan yang kosong. Ke-300 batang bibit buah-buahan itu terdiri dari 200 batang bibit alpukat dan 100 batang bibit durian.

Untuk bibit durian akan diadakan dari penangkar bibit resmi yaitu bersertifikat. Sementara untuk bibit alpukat akan diadakan dari kelompok pembibitan binaan yang ada di Pekon Lumbok Seminung.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Gelar Workshop Clearing House

“Di Lumbok Seminung kita sudah ada petani penangkar bibit alpukat yang buahnya cukup bagus,” kata Patoni.

Bibit itu nantinya rencananya akan dibagikan kepada Gapoktan yang tersebar di seluruh kecamatan di Lambar yaitu Kecamatan Sumberjaya, Kecamatan Kebutebu, Kecamatan Gedungsurian, Kecamatan Waytenong, Kecamatan Airhitam.

Kemudian Kecamatan Batubrak, Kecamatan Sekincau, Kecamatan Pagardewa, Kecamatan Batuketulis, Kecamatan Suoh, Kecamatan Bandarnegeri Suoh, Kecamatan Sukau, Kecamatan Belalau, Kecamatan Balikbukit, Kecamatan Lumbok Seminung.

Untuk pendistribusianya, kata dia, nanti akan dilaksanakan melalui kecamatan. “Khusus bibit durian akan dibeli dari lokasi pembibitan resmi bersertifikasi. Untuk bibit alpukat, kita akan memanfaatkan potensi lokal yaitu bibit dari hasil kelompok penangkar dari Kecamatan Lumbokseminung,” kata Patoni.

Baca Juga :  Kanwil Kumham Lampung Dukung PN kembali Gelar Sidang "Offline"

Program pengadaan bibit yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat agar ditanam ini adalah kegiatan untuk mendukung program konservasi. Melalui kegiatan ini maka diharapkan program konservasi melalui budaya tanam tumbuh semakin terus diminati. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.