Dinas Pertanian Pemalang Gelar Pasar Murah di Desa Simpur

  • Whatsapp

PEMALANG – Upaya penanggulangan dampak sosial akibat pandemi covid-19 oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah tidak pernah berhenti. Salah satunya adalah melalui Dinas Pertanian Kabupaten Pemalang dengan mengadakan pasar murah yang ditempatkan di Balai Dusun Cengis, Desa Simpur, Kecamatan Belik dan berlangsung pada Senin (11/05/2020).

Kegiatan pasar murah dipantau langsung oleh anggota DPRD Kabupaten Pemalang Subur Musholeh dari komisi C F-PKB, dan dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pemalang dan Camat belik.

Disampaikan oleh Kepala Desa Simpur Poniman, atas nama warga mengucapkan terima kasih kepada pemerinrah Kabupaten Pemalang yang telah mengadakan kegiatan pasar murah di Desa Simpur sehingga masyarakat merasa terbantu dengan adanya pasar murah tersebut dan berharap dengan adanya pasar murah ini sedikit membantu warga masyarakat untuk bisa membeli sembako di musim pandemi covid-19 ini.

Baca Juga :  Hanya Butuh 4 Jam Penjambret HP Berhasil Ditangkap

“Yang jelas sa’at ini kami semua merasakan bahwa ekonomi sangat tertekan sehingga adanya pasar murah ini sedikit membantu kepada warga masyarakat Desa Simpur”, kata Poniman

Dari pantau dilapangan, adanya pasar murah yang digelar pada Senin (11/05/2020) disambut sangat baik oleh warga yang mendapatkan kupon untuk di tukar dengan paket sembako tersebut, dengan setiap warga yang mendapat kupon, membeli dengan harga Rp 35,000.

Terkait dengan pengadaan sembako murah dijelaskan oleh Sekretaris Desa Simpur Pudji Sa.p untuk barangnya itu dari Dinas Pertanian Kabupaten Pemalang dan packingnya di lakukan oleh Desa Simpur, ” Isi paketan sembako murah tersebut berupa : beras, telur, bawang putih, bawang merah, cabe, dan kemiri dan untuk kriteria yang dapat membeli di pasar murah ini  adalah yang belum pernah sama sekali mendapatkan program bantuan dari pemerintah baik itu PKH ataupun BPNT apalagi jumlahnya terbatas yaitu hanya 300 paket jadi tidak semua masyarakat mendapatkan,”kata sekdes. (Lidin Cho/ Joko Longkeyang)

Facebook Comments