Dinas Perindustrian Dorong Efektifitas dan Keamanan Produksi UMKM

  • Whatsapp

PRINGSEWU – Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Lampung, Bayana, bersama dosen Institut Teknologi Sumatera (Itera) mengunjungi sentra pembuatan tahu Kripik Tahu Lis yang ada di wilayah Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, Selasa (17/12/2019).

Kedatangan Kepala Dinas Perindustrian langsung disambut oleh Kabid Perindustrian Dinas Koperindag Kabupaten Pringsewu, Sulistio Ningsih, untuk melihat langsung proses pembuatan tahu dan oncom, serta aneka kripik tahu yang ada di lokasi tersebut.

Bayana berharap kunjungan kali ini bisa memberikan semangat dan hal positif agar produksi tahu semakin meningkat. “Kami hadir di sini bukan hanya untuk berkunjung tapi harapannya ke depan, penghasilan dari pembuatan tahu ini bisa semakin meningkat dan pendapatan Bapak Ibu semakin banyak,” ujar Bayana.

Baca Juga :  Eva Dwiana Tinjau Vaksinasi Di SD Negeri Panjang

Saibumi.com berkesempatan melihat langsung tata cara pembuatan tahu yang berbahan dasar kedelai ini. Sentra pembuatan tahu ini memperkerjakan 15 karyawan dengan menggunakan alat alat sederhana, seperti pembakaran dengan menggunakan kayu bakar dan uap panas.

Sementara, Dosen Fakultas Studi Industri Itera, Herman Sutisna, mengatakan, kunjungan ke industri pembuatan tahu dan oncom ini, selain menambah pengetahuan, juga memberikan masukan positif dalam meningkatkan produktivitas UMKM. “Kita telah melihat kondisi tempat pembuatan, ada tungku di mana api sebagai sumber uap dalam proses pemanasan untuk mengolah bahan baku, ini sangat bagus,” kata Herman.

Menurutnya, setelah banyak mempelajari proses pembuatan di pabriknya langsung, maka ada kesimpulan positif guna membangun kelancaran produksi. “Contohnya, suatu pekerjaan dengan hal yang sama, namun bagaimana jika kita kondisikan lebih cepat, efisien, akan tetapi hasilnya sama,” ujarnya.

Baca Juga :  Pengurus Pobsi Bandar Lampung Masa Bhakti 2021-2025 Segera dikukuhkan

“Hal ini yang sedang kami gagas untuk kemajuan UKM, mulai dari sisi keselamatan kerja, keamanan kerja, sampai kepada kesehatan kerja bagi karyawannya,” tambah Herman. (*)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.