Dinas Pariwisata Pesibar Terus Benahi Sarana dan Prasarana Wisata Demi Kenyamanan Pengunjung

  • Whatsapp

Pesisir Barat – Pembangunan sarana dan prasarana sebagai penunjang sektor Pariwisata di area lokasi objek wisata di pantai Labuhan Jukung, tentunya diharapkan bisa menjadi daya tarik para wisatawan yang akan berlibur, ujar Kadis Pariwisata Kabupaten Pesisir Barat, Drs. Gunawan di ruang kerjanya pada Selasa (16/02/2021).

Seperti pembangunan Talud penahan abrasi pantai, ujarnya. Pembangunan Talud penahan abrasi ini tentunya untuk menahan ombak laut. Apalagi laut yang ada di Kabupaten ini masuk dalam kategori laut lepas dan masuk dalam kawasan Samudera Hindia, tambahnya.

Pembangunan Talud penahan abrasi pantai ini juga menjadi agenda prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Barat dan bukan hanya di kawasan wisata saja, ujarnya.

Baca Juga :  Danrem 043/Gatam Buka Latihan Penanggulangan Bencana Alam

Harapan dari Pemerintah Daerah tentunya akan menjadikan sektor Pariwisata sebagai sektor unggulan daerah. Salah satunya dalam meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) dan juga sebagai penyumbang Devisa negara yang ada di Provinsi Lampung,  ujarnya lagi.

Pembangunan sarana dan parasarana penunjang lainnya, seperti MCK, tempat kuliner dan lainnya masih akan terus dilakukan, ujar Gunawan.

Dengan harapan nantinya para wisatawan yang berlibur di Kabupaten ini bisa merasa aman dan nyaman dan tetap dengan mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes), tambahnya.

Sebagai destinasi wisata yang ada di Kabupaten Pesibar, tentunya objek wisata di pantai Labuhan Jukung ini selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat yang ada di Kabupaten ini. Belum lagi para wisatawan dari luar daerah pada saat – saat hari libur dan pada saat Weekend, jelasnya.

Baca Juga :  KSKP Bakauheni Amankan 2.159 Ekor Burung Tanpa Dokumen Resmi

Dalam menerapkan kebijakan – kebijakan untuk pemulihan di sektor pariwisata, sampai saat ini tetap terus dilakukan. Apalagi saat menghadapi kondisi Pandemi saat ini, ujarnya.

Semua kebijakan – kebijakan ini tentunya akan dijadikan pula sebagai tolak ukur di dalam menyusun program kegiatan Dinas ke depannya, tambah Gunawan.

Tidak hanya itu, kebijakan – kebijakan berkualitas yang diterapkan,  diharapkan nantinya  mampu meningkatkan kepercayaan dari para pengunjung atau para wisatawan, baik wisatawan lokal dan mancanegara, ujarnya.

Gunawan juga menggaris bawahi bahwa kebijakan – kebijakan pariwisata juga perlu diperkuat, seperti saling bersinerginya Dinas Pariwisata dan para Stake Holder (Pemangku Kepentingan) dan yang terkait lainnya.

Hingga saat ini saja, masih banyak ditemukan adanya kebijakan – kebijakan yang sudah dicanangkan dari Pemerintah Pusat tapi masih belum terlaksana dengan baik di daerah, ujarnya.

Baca Juga :  Patroli Wilayah, Babinsa Kedaton dan Satgas Covid 19 Imbau Warga Patuhi Prokes

Terkait tingkat kenyamanan di destinasi wisata pantai Labuhan Jukung Krui, masih banyak Pekerjaaan Rumah (PR) yang harus dikerjakan. Misalnya Seperti isu kebersihan, keamanan, kesehatan, pelestarian lingkungan, regulasi daerah, layanan wisata halal dan lain sebagainya, tegasnya.

Ini tidak saja membutuhkan anggaran yang banyak tetapi juga pendampingan yang intensif. Sehingga pembenahan destinasi wisata yang dilakukan sesuai dengan standar global manajemen destinasi pariwisata yang berkelanjutan, tutupnya. (Indra)

Pos terkait