Dinas Koperasi dan UMKM Gelar FGD Desa Mandiri Budaya Tahap Preneur Embrio Kelurahan Kemiri

  • Whatsapp
FGD Desa Mandiri Budaya Tahap Preneur Embrio Kelurahan Kemiri

Gunungkidul –  Focus group discussion atau FGD dalam rangka menuju Desa Mandiri Budaya Kelurahan Kemiri kapanewon Tanjungsari yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM DIY diikuti oleh 22 peserta pelaku UMKM di wilayah Kelurahan Kemiri. Acara tersebut dilaksanakan bertempat di Balai padukuhan Kemiri Kelurahan Kemiri kapanewon Tanjungsari dengan narasumber Imam Syafi’i dari CV Satu Asa Untuk Indonesia yang didanai oleh dana keistimewaan DIY, Selasa (14/09/2021).

Dalam wawancara Dengan awak media Imam Syafi’i menjelaskan bahwa FGD hari ini untuk mewujudkan program desa preneur. Desa preneur yang diprogramkan akan diberi nama “blangkon” yang bermuatan lokal, bersaing global dan berbasis komunal dengan penjabaran produk yang bermuatan lokal misalnya bahan baku dari lokal desa setempat atau kalaupun tidak bahan baku diproses di tempat atau di desa dan produk-produk turunan dari leluhur.

Baca Juga :  Ini Visi dan Misi Wardoyo, Bakal Calon Lurah Pacarejo

Selanjutnya, untuk dapat bersaing di pasar para pelaku UMKM harus di treatment dalam pelatihan dan pendampingan yang mencakup 6 aspek yaitu kewirausahaan, produksi, digital, keuangan kelembagaan.

Untuk mewujudkan Desa preneur perlu waktu selama 3 tahun dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah embrio atau penumbuhan tahap kedua pengembangan dan tahap ketiga maju. Setelah Kelurahan Kemiri menjadi Desa preneur maka tujuan akhir adalah menjadi Desa Mandiri. Untuk menjadi Desa Mandiri harus memenuhi empat komponen dan kriteria yaitu harus menjadi Desa budaya, desa wisata, desa prima dan desa preneur.

Program desa preneur bertujuan untuk menumbuhkan pelaku kewirausahaan di tingkat Kelurahan dan perlu peningkatan daya saing produk-produk lokal desa atau kelurahan.

Baca Juga :  Ini Visi dan Misi Wardoyo, Bakal Calon Lurah Pacarejo

Dalam pembukaan kegiatan tersebut Lurah Kemiri Samidi memberikan sambutan bahwa FGD ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh peserta, sehingga apa yang diharapkan oleh Dinas Koperasi dan UKM DIY serta pemerintah kelurahan Kemiri bisa terwujud, menjadi desa preneur yang baik dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kelurahan Kemiri.

Selain itu, Lurah Samidi juga mengucapkan “Terima kasih pada dinas Koperasi dan UKM di beserta rekanannya yang telah memfasilitasi kegiatan ini,” tutupnya. (Mungkas)

Facebook Comments